Kepala BGN Laporkan Insiden Mobil MBG di Jakut kepada Presiden Prabowo

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait insiden kecelakaan mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak pagar dan masuk ke area SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara

Elara | MataMata.com
Selasa, 16 Desember 2025 | 09:00 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberi laporan kepada Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). ANTARA/Fathur Rochman

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberi laporan kepada Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025). ANTARA/Fathur Rochman

Matamata.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait insiden kecelakaan mobil pengantar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak pagar dan masuk ke area SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, hingga melukai sejumlah siswa.

Dadan menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit kendaraan pengantaran MBG yang dikemudikan oleh sopir pengganti, setelah sopir utama tidak dapat bertugas karena sakit.

“Saya ingin melaporkan terkait dengan kejadian insiden kemarin di mana ada satu mobil pengantaran yang menabrak pagar dan kemudian masuk di SD Cilincing, dan ini disebabkan karena sopir utama sakit,” kata Dadan saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Ia menerangkan, sopir pengganti dihubungi pada pukul 03.00 WIB untuk melaksanakan pengiriman MBG. Namun, kondisi pengemudi pengganti tersebut dinilai tidak sepenuhnya prima saat menjalankan tugas.

“Kelihatannya dalam kondisi kurang prima, dan tetap bekerja untuk melayani dan timbul kejadian,” ucap dia.

Akibat insiden tersebut, sebanyak 22 orang dilaporkan mengalami cedera. Setelah menjalani observasi selama kurang lebih enam jam pada hari yang sama, 10 siswa diperbolehkan pulang.

Sementara itu, delapan siswa dan satu guru mendapatkan perawatan di RS Koja, sedangkan tiga siswa lainnya dirawat di RS Cilincing.

“Hari ini tersisa empat yang dirawat di RS Koja dan satu yang dirawat di Cilincing karena keadaan baik,” ucapnya.

Dadan menambahkan, satu siswa harus menjalani perawatan di ruang perawatan intensif anak (PICU) akibat mengalami fraktur pada bagian wajah dan telah menjalani operasi selama sekitar lima jam.

Ia menyebutkan, kondisi siswa tersebut saat ini dalam tahap pemulihan dan ditangani langsung oleh tim dokter spesialis.

Baca Juga: KPK Duga Muhammad Chusnul Terima Rp12 Miliar dari Pengaturan Proyek Jalur Kereta DJKA

“Ditangani oleh tiga orang dokter spesialis, dari dokter spesialis anak, bedah saraf, dan termasuk juga bedah plastik,” kata dia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

ITDC berkomitmen menerapkan pariwisata berkelanjutan di KEK Mandalika dengan mengalokasikan 30% lahan untuk RTH dan mena...

news | 15:37 WIB

Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra menggelar sidang etik tertutup terhadap Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri As Sid...

news | 15:34 WIB

Pemkot Palembang resmi memberlakukan denda maksimal Rp500 ribu dan sanksi sosial sapu jalanan bagi pembuang sampah semba...

news | 15:30 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026, lengkap dengan cold st...

news | 14:28 WIB

Penebusan pupuk subsidi melonjak 36% menjadi 3,4 juta ton per Mei 2026. PT Pupuk Indonesia (Persero) siapkan strategi di...

news | 14:20 WIB

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sebut penyelamatan uang negara Rp10,27 triliun oleh Kejagung di era Prabowo jad...

news | 14:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Simental seberat 1,05 ton dari peternak di Bantul, DIY seharga Rp110...

news | 14:03 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti memperkuat kerja sama ekonomi RI-Rusia di Kazan. Nilai perdagangan naik 21,7%, targetkan ratifik...

news | 08:08 WIB

Presiden AS Donald Trump memaparkan sejarah panjang hubungan AS-China, mulai dari pengaruh Konfusius hingga kerja sama e...

news | 07:15 WIB

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pabrik pengolahan ikan PT BIG di Bintan. Tegaskan komitmen stop kapal luar ...

news | 06:00 WIB