Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, berawal dari inisiatif Presiden ke-7 Joko Widodo.

Elara | MataMata.com
Rabu, 19 November 2025 | 15:30 WIB
Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi

Prabowo Sebut RS Kardiologi Emirates Indonesia Merupakan Gagasan Jokowi

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah, berawal dari inisiatif Presiden ke-7 Joko Widodo.

Dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden yang dipantau dari Jakarta, Rabu, Prabowo menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut menjadi simbol persahabatan Indonesia–Uni Emirat Arab yang mulai terjalin sejak masa pemerintahan Jokowi.

"Pembangunan rumah sakit ini juga adalah salah satu inisiatif dari Presiden Joko Widodo. Dimulai atas inisiatif beliau, dimulai pada saat beliau menjabat," ujar Prabowo.

Prabowo menyebut dirinya beruntung karena dapat meresmikan fasilitas kesehatan khusus jantung dan kardiovaskular tersebut pada masa pemerintahannya. Ia menilai momen itu merupakan takdir.

"Saya sangat beruntung, (ketika) sudah jadi, saya meresmikan. Takdir itu tidak bisa ditolak. Ini kebesaran hati," ucapnya.

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia merupakan hibah dari Uni Emirat Arab kepada Pemerintah Indonesia, dengan tahap awal pengelolaannya dipercayakan kepada RSUP Dr. Sardjito.

Kehadiran rumah sakit ini diharapkan memperkuat layanan kesehatan nasional, terutama dalam penanganan penyakit jantung yang terus meningkat.

Prabowo juga menyampaikan bahwa fasilitas medis di rumah sakit tersebut termasuk yang paling mutakhir di Tanah Air.

"Saya dapat laporan rumah sakit ini memiliki peralatan mungkin yang tercanggih di seluruh Indonesia. Saya dapat laporan hanya ada empat rumah sakit di Indonesia yang memiliki peralatan secanggih ini, dan di Jawa Tengah ini satu-satunya. Jadi ini sesuatu," imbuhnya. (Antara)

Baca Juga: Wamentan Sudaryono: Hentikan Alih Fungsi Lahan demi Hindari Krisis Pangan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kantor SAR Natuna mencetak 29 tenaga terlisensi Medical First Responder (MFR) usai jalani pelatihan intensif penanganan ...

news | 18:44 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid meminta STPN Sleman menjaga tradisi dialektika berpikir dengan menghadirkan ruang diskusi bersa...

news | 18:41 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah menerapkan satu kendali dalam penanganan karhutla serta mengawal ketat pe...

news | 18:38 WIB

Wapres Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Jembatan Garoga di Tapanuli Selatan dan meminta percepatan pemulihan pasca...

news | 18:34 WIB

Peneliti Indikator Politik Indonesia menilai diplomasi Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di...

news | 09:45 WIB