Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Jadi Kepala BRIN

Presiden Prabowo Lantik Rektor IPB Arif Satria Jadi Kepala BRIN

Elara | MataMata.com
Selasa, 11 November 2025 | 09:15 WIB
Prof. Arif Satria menyampaikan keterangan seusai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Prof. Arif Satria menyampaikan keterangan seusai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11).

Pelantikan tersebut juga menetapkan Laksamana Madya TNI (Purn.) Prof. Dr. Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN.

Pengangkatan keduanya berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BRIN, yang ditandatangani Presiden Prabowo di Jakarta pada 10 November 2025.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara pelantikan.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Arif dan Amarulla dipandu oleh Presiden Prabowo.

Upacara pelantikan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta pejabat tinggi negara lainnya.

Prof. Dr. Arif Satria merupakan Rektor IPB yang tengah menjabat untuk periode kedua (2023–2028). Pria kelahiran 17 September 1971 ini adalah Guru Besar Tetap Fakultas Ekologi Manusia IPB yang dikenal sebagai ahli ekologi politik, dengan pemikiran yang banyak dirujuk dalam perumusan kebijakan nasional.

Selain memimpin IPB, Arif Satria juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya sebagai Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2021–2026, mantan Ketua Umum Forum Rektor Indonesia (FRI), serta Wakil Ketua Panitia Seleksi KPK pada 2024.

Ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PTPN Holding pada periode 2018–2022. (Antara)

Baca Juga: Fadli Zon: Sepuluh Tokoh Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025 Berdasarkan Usulan Masyarakat

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dampak konflik Timur Tengah membuat banyak negara, mulai dari Australia hingga B...

news | 13:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pemerintah targetkan 30 ribu uni...

news | 13:40 WIB

Polri siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak dari ...

news | 12:19 WIB

Kemenhaj pastikan kesiapan 15 juta porsi makanan siap santap bercita rasa Nusantara seperti rendang untuk jemaah haji In...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan larangan keras bagi anggota TNI dan Polri menjadi backing kegiatan ilegal seperti j...

news | 11:15 WIB

Wamendagri Ribka Haluk bantah tegas isu pemotongan dana Otsus Papua 2026. Simak fakta penyaluran dan penjelasan Kemendag...

news | 10:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk sebagai bentuk penghormatan negara ata...

news | 09:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban berbobot 1,15 ton dari peternak Tangerang seharga Rp110 juta untuk Idul Ad...

news | 08:15 WIB

Indonesia dan Belarus resmi menyepakati roadmap kerja sama ekonomi 20262030 dalam SKB ke-8 di Minsk menjelang kunjungan ...

news | 07:15 WIB

Menlu China Wang Yi menegaskan hubungan stabil China-AS pasca-pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump harus dibuktikan lew...

news | 06:00 WIB