Sosok Ini Bongkar Alasan Dukungan Prabowo-Gibran Menguat di Jawa Timur

Dukungan terhadap Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menguat di Jawa Timur karena koalisi partai politik.

Riki Chandra | MataMata.com
Jum'at, 29 Desember 2023 | 16:44 WIB
Calon Presiden RI Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat menghadiri deklarasi dukungan dari Gerakan Muslim Persatuan Indonesia Cinta Tanah Air (Gempita) di Grand Ballroom Sudirman, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/12/2023). [Dok.Antara]

Calon Presiden RI Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat menghadiri deklarasi dukungan dari Gerakan Muslim Persatuan Indonesia Cinta Tanah Air (Gempita) di Grand Ballroom Sudirman, Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/12/2023). [Dok.Antara]

Matamata.com - Dukungan terhadap Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menguat di Jawa Timur karena koalisi partai politik. Hal itu dinyatakan oleh Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam.

"Kuatnya Prabowo-Gibran di Jawa Timur memang ditopang mesin politik, yakni Gerindra, Demokrat, dan Golkar. Ketiga partai ini termasuk kuat," kata Ahmad Khoirul Umam, Jumat (29/12/2023).

Khoirul mengemukakan bahwa koalisi gemuk di belakang Prabowo-Gibran memungkinkan pasangan calon nomor urut 2 itu meraup suara dari berbagai kalangan di Jawa Timur, termasuk pesantren.

Kekuatan Prabowo-Gibran di Jawa Timur juga didukung oleh mantan pendukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang masuk ke Gerinda.

"Mesin politik Gerindra Jatim sendiri lebih banyak dijalankan oleh jaringan politisi bekas PKB yang dahulu memisahkan diri (mufaroqoh) ketika terjadi konflik internal di PKB," katanya.

Selain itu, menguatnya Prabowo-Gibran di Jawa Timur didukung oleh pengaruh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang makin terbuka memberikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Gibran.

Oleh karena itu, dia yakin kuatnya dukungan terhadap Prabowo-Gibran di Jatim akan membantu mereka memenangi Pilpres 2024.

"Jika ada paslon bisa menggabungkan mayoritas jaringan politik nasionalis dan politik santri di Jatim, besar kemungkinan paslon itu akan memenangi kontestasi pilpres di tingkat nasional," kata dia.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada hari Senin, 13 November 2023, menetapkan tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

Hasil pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024 pada hari Selasa, 14 November 2023, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran Rp815,56 miliar dalam RAPBN 2027 untuk program kompor listrik demi me...

news | 17:24 WIB

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sukses menggagalkan 11.542 penindakan barang ilegal senilai Rp7,71 triliun hing...

news | 17:21 WIB

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyebut koreksi IHSG hingga 40 persen membuat harga saham emiten RI sangat murah da...

news | 17:13 WIB

Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset sebesar Rp1,029 triliun ke Kemenkeu. Dana jumbo ini berasal dari BPA Fair...

news | 12:01 WIB

PT Pertamina Patra Niaga perketat pengelolaan impurities (zat pengotor) di 6 kilang demi jamin kualitas BBM standar Euro...

news | 12:00 WIB

COO Danantara Dony Oskaria menegaskan komitmen transparansi data investasi sesuai arahan Presiden Prabowo demi menggenjo...

news | 11:30 WIB

KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan pemilik travel Maktour, Fuad Hasan Masyhur, terkait kasus dugaan korupsi kuota haji y...

news | 10:15 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah BI memperluas penggunaan mata uang lokal (LCT) dan QRIS lintas b...

news | 09:15 WIB

Polda Metro Jaya mengerahkan 585 personel untuk mengamankan kunjungan Presiden Jerman di Jakarta. Cek rute rekayasa lalu...

news | 08:15 WIB

Sebanyak 13 federasi sepak bola lintas benua mengecam pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang menyebut laga kua...

news | 06:00 WIB