Utang Budi Anies ke Prabowo Saat Pilkada DKI 2017 Politikus Ini: 2.300 Kader Gerindra Turun, Tidur di Emperan!

Petinggi Partai Gerindra lagi-lagi mengungkit cerita kemenangan Capres 01, Anies Baswedan, saat Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

Riki Chandra | MataMata.com
Jum'at, 15 Desember 2023 | 23:37 WIB
Capres nomor urut 01 Anies Baswedan (kanan) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. [Dok.Antara]

Capres nomor urut 01 Anies Baswedan (kanan) dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. [Dok.Antara]

Matamata.com - Petinggi Partai Gerindra lagi-lagi mengungkit cerita kemenangan Capres 01, Anies Baswedan, saat Pilkada DKI Jakarta 2017 silam. Menurutnya, ada ribuan kader partai besutan Prabowo Subianto mengantar Anies ke kursi Gubernur DKI Jakarta.

"Saya menurunkan waktu itu kurang lebih 2.300 kader dari seluruh Indonesia untuk memenangkan Anies," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, Jumat (15/12/2023).

Muzani menyebutkan itu untuk menjawab pertanyaan awak media soal utang budi Anies Baswedan kepada Partai Gerindra saat terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta.

Menurut Muzani, ribuan kader Partai Gerindra rela turun ke jalan untuk mencari dukungan agar Anies menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ia pun mengaku ikut campur tangan dalam upaya memenangkan Anies Baswedan tersebut.

"Saksi datang ke TPS-TPS (tempat pemungutan suara), RT-RT di Jakarta, tidur di emperan di RT-RT, tidur di masjid, tidur di musala, tidur di tempat-tempat majelis taklim, untuk memenangkan Pak Anies," kata Muzani.

Saat ditanya apakah Partai Gerindra merasa Anies memiliki utang budi terhadap partai tersebut, Muzani enggan menjawab.

Sebelumnya, dalam debat pertama capres Pemilu 2024, Selasa (12/12/2023), Prabowo menilai pendapat Anies soal menurunnya demokrasi di Indonesia terlalu berlebihan.

Menurut Prabowo, justru Anies, yang diusung Partai Gerindra, bisa terpilih menjadi gubernur DKI Jakarta adalah hasil dari proses demokrasi.

"Kalau demokrasi tidak berjalan, (maka) tidak mungkin Anda menjadi gubernur," tegas Prabowo kepada Anies.

KPU RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Perum Bulog membuka akses gudang sebagai sarana edukasi ketahanan pangan. Di saat bersamaan, stok beras Bulog mencetak r...

news | 12:33 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim. Indonesia tegas tolak intervensi Malaysia da...

news | 11:18 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan adopsi kendaraan listrik (EV) krusial untuk pembangunan berkelanjutan dan target Net ...

news | 11:10 WIB

Eks Menpora Dito Ariotedjo penuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan n...

news | 11:05 WIB

Wapres Gibran Rakabuming mengajak pemuda GPdI memperkuat persatuan dan toleransi, serta mengapresiasi materi mental heal...

news | 09:12 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Inpres Irigasi sukses jamin pemerataan air pertanian. Di Bogor, rehabilitasi irigasi...

news | 09:09 WIB

DPP Partai Golkar mengapresiasi langkah Presiden Prabowo menurunkan harga gas LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU...

news | 08:59 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang vonis kasus dugaan korupsi Chromebook hari ini. Sebelumnya, ia di...

news | 07:56 WIB

MK menolak gugatan uji materi UU Desa yang diajukan mahasiswa. Syarat minimal usia calon kepala desa (kades) ditegaskan ...

news | 07:47 WIB

Donald Trump mengklaim Iran meminta pertemuan darurat di Doha pekan ini untuk bahas Selat Hormuz. Namun, Wakil Menlu Ira...

news | 07:42 WIB