Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Kementrian Ekonomi Kreatif dan PFN Gelar Nobar 'Menuju Pelaminan' di Lippo Mall Nusantara

Acara nonton bareng berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme tinggi dari berbagai kalangan.

Yohanes Endra | MataMata.com
Rabu, 29 Oktober 2025 | 14:25 WIB
PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, dengan dukungan penuh dari Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, telah menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng film “Menuju Pelaminan” (istimewa)

PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, dengan dukungan penuh dari Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, telah menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng film “Menuju Pelaminan” (istimewa)

Matamata.com - Dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional, PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, dengan dukungan penuh dari Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, telah menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng filmMenuju Pelaminan” pada 24 Oktober 2025 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Jakarta Innovation Days 2025 yang digelar pada 21–24 Oktober 2025. Dalam acara tersebut, PFN bersama film Menuju Pelaminan turut berpartisipasi dan meramaikan agenda tahunan tersebut sebagai wujud dukungan terhadap semangat inovasi dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Acara nonton bareng berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri kreatif, komunitas film, hingga masyarakat umum. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan besar terhadap film lokal sebagai bagian dari gerakan memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Agustini Rahayu, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang menyampaikan apresiasinya terhadap film Menuju Pelaminan.

PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, dengan dukungan penuh dari Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, telah menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng film “Menuju Pelaminan” (istimewa)
PT Produksi Film Negara (Persero) atau PFN, dengan dukungan penuh dari Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, telah menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng film “Menuju Pelaminan” (istimewa)

“Film Menuju Pelaminan ini mengandung perpaduan dua budaya dari berbagai kultur di Indonesia. Segala hal tergambarkan dengan indah, mulai dari nilai-nilai budaya hingga kreativitas anak bangsa yang tercermin di setiap adegannya. Melalui film ini, kita dapat melihat visualisasi hasil kerja nyata PFN bersama rumah produksi Rekam Film. Harapannya, film ini dapat semakin dikenal luas dan menjadi inspirasi bagi karya-karya berikutnya,” ujar Agustini Rahayu dalam sambutannya.

Melalui dukungan ini, PFN berharap kolaborasi antara lembaga pembiayaan nasional dan sektor ekonomi kreatif dapat semakin memperkuat ekosistem perfilman Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi UMKM kreatif, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap karya film lokal yang berkualitas dan berdaya saing.

Film Menuju Pelaminan sendiri merupakan proyek perdana dari program Indonesia Film Financing (IFF) sebuah skema pembiayaan film berbasis investasi yang digagas PFN untuk membantu rumah produksi film indonesia. Tayang sejak 16 Oktober 2025, film ini mengangkat kisah drama keluarga-komedi dengan sentuhan budaya Minang dan Jawa, hasil kolaborasi antara PFN, Rekam Film, dan Little Green White.

Keberhasilan film ini di pasaran menjadi tolok ukur penting bagi PFN dalam memperkuat dukungannya terhadap rumah produksi lokal. Melihat antusiasme penonton dan dampak positif yang dihasilkan, PFN berkomitmen untuk melanjutkan program pembiayaan ini melalui Batch ke-2 Indonesia Film Financing (IFF), yang akan membuka lebih banyak kesempatan bagi kreator film daerah untuk menghasilkan karya baru yang inovatif dan berakar pada budaya Indonesia.

Dengan adanya kegiatan ini, PFN berharap Menuju Pelaminan tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga contoh nyata keberhasilan kolaborasi antara pelaku kreatif lokal dan lembaga pembiayaan nasional dalam membangun industri film yang berdaya saing, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

Baca Juga: BGN Pastikan Tak Ada Pemotongan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis, Semua Sesuai Harga Modal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Drama Pernikahan Zee Asadel dan Emir Mahira yang Jadi Rekomendasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono....

life | 15:51 WIB

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB

KidZania Jakarta menawarkan aktivitas seru untuk anak....

life | 11:49 WIB

Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur dari KLIA dan KLIA2 dengan berbagai keunggul...

life | 15:15 WIB

Dari lineup internasional, band pop-punk asal Inggris Neck Deep akan tampil eksklusif di Asia Tenggara....

life | 17:44 WIB

Abimana Aryasatya dan Morgan Oey ceritakan sulitnya syuting adegan laga 15 menit tanpa jeda di film Ghost in the Cell ka...

life | 06:00 WIB

Yang membuat Chicago The Musical terasa begitu kontemporer bukan hanya estetikanya, melainkan cerminan yang ditawarkanny...

life | 16:30 WIB

Pertunjukan ini menampilkan kualitas triple threat: akting, vokal, dan tari yang solid....

life | 12:58 WIB

Film Pelangi di Mars membawakan kisah seorang anak Indonesia pertama yang lahir di Mars, Pelangi....

life | 15:15 WIB

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya....

life | 15:22 WIB