Dangdut

Geram Dibilang Pansos, Anisa Bahar: Dari 97 Saya Udah Naik Pesawat Pribadi!

Anisa Bahar buka suara usai dibilang pansos baru-baru ini.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Rosiana Chozanah

Anisa Bahar (MataMata.com/Evi Ariska)
Anisa Bahar (MataMata.com/Evi Ariska)

Matamata.com - Lantaran diduga telah menyindir Lesti Kejora yang memberi kado senilai Rp 500 juta kepada tunangannya, Rizky Billar, nama pedangdut Anisa Baha menjadi sorotan beberapa waktu lalu. 

Dugaan sindiran tersebut diungkapkan Anisa Bahar dalam beberapa postingan Instagram Story. "Keren ih Dede Lesti! Kalau aku mah Rp 500 juta, aku beliin sembako buat bagi-bagi," tulis Instagram Story-nya.

Anisa Bahar sindir Lesti Kejora. [Instagram]
Anisa Bahar sindir Lesti Kejora. [Instagram]

Anisa Bahar juga menulis tentang banyak orang yang kaya, tetapi tidak banyak yang peduli di unggahan lainnya.

Tetapi pada unggahan yang lain ia justru mendukung hubungan Lesti dan Billar, "Langgeng terus ya Dede Lesti."

Beberapa unggahan di atas membuat penggemar Leslar geram dan menuduh Anisa Bahar sedang panjat sosial.

Anisa Bahar bantah hina Lesti Kejora. [Instagram]
Anisa Bahar bantah hina Lesti Kejora. [Instagram]

Anisa Bahar buka suara usai mendapat serangan dari para penggemar. Ini terjadi ketika dia menjadi bintang tamu talkshow RUMPI, yang tayang di YouTube pada Rabu (21/7/2021).

Ibu dari Juwita Sanjaya ini mengaku dirinya tidak panjat sosial, mengingat dirinya sudah lebih dulu tampil di layar kaca. "Bukannya sombong, ya, dari tahun '97 tuh saya sudah naik pesawat pribadi, loh," tuturnya.

Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]
Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]

Selain itu, mengenai unggahan yang ditulisnya itu, dia juga memberikan klarifikasinya. "Padahal enggak (menyindir Lesti). Aku menyindir dengan situasi yang ada sekarang ini," imbuhnya.

Kemudian ia mengaku bahwa tulisan tentang orang kaya yang tidak peduli tidak ada sangkut pautnya dengan sang pedangdut muda tersebut.

Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]
Anisa Bahar [Evi Ariska/Suara.com]

"Ya terserah pikiran orang, lah. Bukan habis lihat ya, ternyata itu sebenarnya banyak orang punya di Indonesia ini. Tapi kayaknya sedikit deh yang peduli. Karena apa? Karena apa yah, ya aku melihat situasi yang ada sekarang aja," jelasnya.

Pemerintah Indonesia juga disinggung oleh wanita 44 tahun ini. "Ya pejabat-pejabat kan pasti banyak. Coba kalau mereka mau menyumbangkan, misalnya, sebagian kecil dari gajinya, di-collab dengan DPRD, DPR RI, kan banyak," tandasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report