Dangdut

Ogah Mengingat Masa Lalu, Nassar Buat Permintaan Khusus ke Model Videonya

Alih-alih mengingat masa lalunya, Nassar membangun penghayatan lagunya dengan membayangkan sosok kakaknya.

Yohanes Endra | Rena Pangesti

Nassar (Instagram/@kingnassar88)
Nassar (Instagram/@kingnassar88)

Matamata.com - Nassar benar-benar ingin melupakan masa lalu. Salah satunya, Nassar tak lagi ingin namanya dikaitkan dengan sang mantan, Muzdalifah. Baginya kisah itu adalah masa lalu yang sudah tutup buku.

Termasuk dalam hal membuat lagu, Nassar juga tak ingin ada embel-embel sang mantan. Ia bahkan sampai punya permintaan khusus saat membuat video klip.

"Di lagu Baru Terasa, di line storynya kan model video klipnya berkerudung, katanya harus berkerudung. Tapi aku request kenapa harus berkerudung?" kata Nassar ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis (18/11/2020).

Nassar tak menampik lagu tersebut berkisah soal penyesalan. Namun dalam hal ini, bukan sosok Muzdalifah yang dibayangkannya.

"Karena ceritanya menyesal karena berpisah. Sementara saya tidak menyesal karena berpisah," ujarnya.

Nassar ungkap alasan belum menikah. (Youtube/CrazyNikmirReal)
Nassar ungkap alasan belum menikah. (Youtube/CrazyNikmirReal)

"Aku nyanyinya nggak apa-apa. Tapi harus disambungkan dengan yang dulu, menurut aku nggak ada feel, tapi full," canda pelantun Seperti Mati Lampu ini.

Alih-alih mengingat masa lalunya, Nassar membangun penghayatan lagu tersebut dengan membayangkan sosok kakaknya.

"Jadi membayangkannya ada kalimat nyes, 'kini baru terasa, dirimu sangat berharga'. Jadi itu aku umpamakan buat kakak aku," katanya.

Kakak Nassar sendiri telah meninggal dunia enam tahun lalu. Kendati kerap berdebat, namun dalam hatinya selalu ada cinta untuk sang kakak.

"Alhamdulillah feel yang aku rasakan buat kakakku," jelasnya.

Nassar bukan satu-satunya penyanyi yang berada di album Jagonya Dangdut 2. Ada artis tenar lainnya seperti Inul Daratista, Elvy Sukaesih, Ikke Nurjanah hingga Rizki dan Ridho DA.

Meski pandemi, namun penjualan album tersebut sukses mencapai ratusan ribu keping.

"Musik dangdut memiliki pasar yang besar di Indonesia. Apalagi di album ini penyanyi-penyanyi tersebut punya penggemar tersendiri," kata Steve Lilywhite, CEO Jagonya Musik & Sport Indonesia (JMSI).

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report