Seleb

3 Konten Deddy Corbuzier yang Jadi Kontroversi, Tak Selalu Berakhir dengan Minta Maaf

Beberapa konten podcast membuat Deddy Corbuzier menerima somasi dari berbagai pihak, apa saja?

Ade Wismoyo
Rabu, 11 Mei 2022 | 11:35 WIB
Deddy Corbuzier (YouTube.com)
Deddy Corbuzier (YouTube.com)

Matamata.com - Deddy Corbuzier merupakan salah satu konten kreator Tanah Air dengan belasan juta subscribers YouTube. Tak ayal konten-konten Deddy berupa podcast yang kerap dinamai "Close the Door" selalu menjadi sorotan.

Deddy Corbuzier pun selalu berusaha menyuguhkan topik maupun bintang tamu yang berbeda dari konten-konten yang lain. Mulai dari artis, atlet, hingga menteri membuat podcast Deddy menjadi salah satu tontonan rutin pengguna YouTube.

Namun tak jarang pula konten Deddy Corbuzier yang jadi kontroversi. Simak rangkumannya berikut ini.

1. Konten Tutorial Gay Bareng Ragil Mahardika

Ragil Mahardika dan Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)
Ragil Mahardika dan Deddy Corbuzier (YouTube/Deddy Corbuzier)

Belakangan ini, Deddy Corbuzier menuai kontroversi karena mengundang pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederik Vollert. Kehadiran Ragil dan Fred membuat Deddy dianggap mendukung gerakan LGBT hingga ajakan untuk berhenti berlangganan kanal YouTube miliknya digaungkan pengguna media sosial.

Deddy Corbuzier akhirnya menghapus konten tutorial gay dan meminta maaf karena telah menimbulkan kegaduhan. Deddy juga mendapat nasihat dari Gus Miftah yang memberikan ilmu tentang LGBT dalam pandangan Islam. Ragil Mahardika pun tak masalah kontennya bareng Deddy akhirnya dihapus.  

2. Konten Bahas Pekerjaan Sosial 'Hukuman Rachel Vennya' Bareng Nikita Mirzani

Sumber Kekayaan Nikita Mirzani (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)
Sumber Kekayaan Nikita Mirzani (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)

Saat mengundang Nikita Mirzani, Deddy Corbuzier mendapat somasi dari Perkumpulan Profesi Pekerjaan Sosial atau Propeksos. Konten Deddy Corbuzier dan Nikita Mirzani kala itu membahas perihal kaburnya Rachel Vennya dari karantina usai pulang dari luar negeri.

Nikita Mirzani dan Deddy Corbuzier membicarakan pekerjaan sosial sebagai hukuman untuk Rachel Vennya. Nikita Mirzani kemudian menyebut penyapu jalan tol dalam pembahasan tersebut. Propeksos tidak terima karena merasa pekerjaan sosial dianggap pekerjaan serabutan hingga melayangkan somasi kepada Deddy Corbuzier.

Pada akhirnya somasi Propeksos dibatalkan setelah Deddy Corbuzier dan Nikita Mirzani menantang untuk membawa permasalahan ini ke jalur hukum.

3. Konten Bahas Orang Gila Bebas Covid Bareng Mongol Stres

Mongol Stres saat ngobrol bareng Chef Haryo Pramoe (Youtube.com)
Mongol Stres saat ngobrol bareng Chef Haryo Pramoe (Youtube.com)

Perkumpulan Jiwa Sehat (PSJ) juga pernah melayangkan somasi karena konten Deddy Corbuzier bareng Mongol Stres. Konten berjudul "Orang Gila Bebas Covid" dikritik karena penyebutan kata yang benar adalah Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). PSJ juga menegaskan apabila ODGJ tidak bebas Covid-19.

Deddy Corbuzier akhirnya minta maaf untuk menanggapi ancaman somasi PSJ dengan batas waktu 6x24 jam. Deddy juga menghapus kontennya bareng Mongol Stres sesuai permintaan. Dalam klarifikasinya, Deddy mengatakan tidak tahu apabila kata "Gila" harus diganti dengan "ODGJ".

Terkait pembicaraan apabila orang gila bebas Covid-19, Deddy Corbuzier menerangkan konteks pernyataan Mongol adalah sebuah komedi yang tidak disengaja untuk menyinggung pihak mana pun. Terlebih lagi Mongol sendiri adalah seorang komika. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor: Neressa Prahastiwi
Tags # deddy corbuzier # ragil mahardika # kontroversi

Hot Video

Berita Terkini