Seleb

Belva Devara Mundur dari Stafsus, Tompi: Lepas Proyek Akan Selamatkan Nama

Tompi ikut menanggapi mundurnya Belva Devara dari Stafsus Presiden Jokowi.

Linda Rahmadanti

Adamas Belva baru berumur 29 tahun. [Instagram]
Adamas Belva baru berumur 29 tahun. [Instagram]

Matamata.com - Adamas Belva Syah Devara alias Belva Devara, CEO Ruangguru resmi mengundurkan diri sebagai Staf Khusus Presiden Jokowi.

Belva mengundurkan diri ditengah polemik pro dan kontra perusahaannya, Ruangguru sebagai mitra kartu prakerja.

Banyak yang menuding ada kepentingan pribadi dibalik program kartu prakerja.

Melihat situasi seperti ini, Belva Devara akhirnya menuliskan surat terbuka di Instgaram peribadinya.

Belva Devara. (Instagram/@belvadevara)
Belva Devara. (Instagram/@belvadevara)

''Surat Terbuka Belva Devara, CEO Ruangguru

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.

Semoga di masa pandemi ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan dari Allah yang Maha Penyayang.

Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020.

Seperti yang telah dijelaskan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO), proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku, dan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan. Pemilihan pun dilakukan langsung oleh peserta pemegang Kartu Prakerja.

Namun, saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin polemik mengenai asumsi/persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan, yang dapat mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi COVID-19.

Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya.

Walau singkat, sungguh banyak pengalaman dan pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan sebagai Stafsus Presiden. Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektif, efisien, dan transparan. Sehingga di manapun saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.

Dengan ini, saya juga ingin menjelaskan bahwa saya tidak dapat merespon pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir karena saya ingin fokus dalam menyelesaikan hal ini terlebih dahulu. Terima kasih untuk teman-teman yang telah menghormati dan menghargai keputusan saya tersebut.

Semoga kita semua bisa segera keluar dari masalah pandemi yang berat ini.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Belva Devara,'' tulisnya.

Mundurnya Belva Devara ini lantas menjadi perhatian publik, salah satunya adalah Tompi.

Pendapat Tompi soal mundurnya Belva Devara (Twitter @dr_tompi)
Pendapat Tompi soal mundurnya Belva Devara (Twitter @dr_tompi)

Melalui media sosial Twitter, Tompi mengapresiasi keputusan Belva Devara untuk mundur dari jabatannya itu.

Bagi Tompi, apa yang sudah dilakukan Belva itu merupakan langkah yang baik untuk menyelamatkan nama baiknya.

''Dear @AdamasBelva, mundur adalah langkah baik, namun melepas proyeknya adalah langkah yang akan menyelamatkan nama baik," cuit Tompi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report