Seleb

Aryo Wahab Takut Poligami Gara-gara Ustaz Arifin Ilham

Menurut Aryo Wahab syaratnya berat untuk berpoligami.

Madinah

Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]
Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]

Matamata.com - Aryo Wahab perankan Dahlan, lelaki yang berpoligami di film terbarunya berjudul Suami yang Menangis. Gara-gara peran ini, Aryo sempat diwanti-wanti istrinya, Milasari Wardhani.

Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]
Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]

Alasannya, Milasari Wardhani khawatir Aryo Wahab diserang ibu-ibu yang menolak perkawinan poligami.

"Insya Allah nggak (poligami). Justru istri sudah wanti-wanti 'Hati-hati lo. Ntar bisa ditimpukin sama ibu. Bikin kesel (karena poligami)," kata Aryo Wahab di XXI Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2019).

Justru, usai memerankan lelaki berpoligami Aryo Wahab tak berniat memiliki istri lebih dari satu. Kata dia, syaratnya berat.

Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]
Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]

"Aku memang nggak mempelajari poligami itu sendiri karena aku nggak berpikiran ke situ (poligami). Cuma apa yang ada di film ini sudah jelas, persyaratannya sudah disebut oleh almarhum Arifin Ilham. Kalau nggak dapat izin, nggak sanggup, mending satu istri. Itu pesannya," jelas Aryo Wahab.

Beruntung, Ario tak kesulitan memerankan Dahlan. Dengan mengandalkan skrip Ario mampu mengubah karakternya.

Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]
Musisi sekaligus aktor Aryo Wahab. [Matamata.com/Ismail]

"Gue mengandalkan dari skrip, imajinasi gua aja. Karena kebetulan di sisi Dahlan itu kan fiktif kan yang real kan scene Alvin dan almarhum, gue lebih merasakan apa yang gue rasakan gue bedah lagi ketika gue ketemu satu perempuan," jelas Aryo Wahab.

Suami Yang Menangis diangkat dari kisah almarhum Arifin Ilham yang mengangkat sebuah cerita dalam cerita, kehidupan Arifin Ilham dari kecil hingga saat ini yang diselaraskan dengan kisah imajinatif jemaahnya. [Ismail]

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report