Seleb

Tanggapi Kasus Audrey, Putri Ahok Sarankan Berhenti Menghakimi Pelaku

Respon Nathania putri Ahok tentang kasus Audrey.

Linda Rahmadanti | Firna Larasanti

Nathania Berniece dan ibunya, Veronica Tan. (Instagram/nata.decoco17)
Nathania Berniece dan ibunya, Veronica Tan. (Instagram/nata.decoco17)

Matamata.com - Saat ini publik tengah digemparkan dengan kasus seorang siswi SMP Pontianak bernama Audrey yang menjadi korban pengeroyokan 12 Siswa SMA di Pontianak. Saking ramainya publik yang prihatin atas kasus tersebut, kini tagar #JusticeForAudrey viral di media sosial.

Bahkan, banyak tokoh-tokoh publik tanah air berbondong-bondong memberikan dukungan kepada Audrey untuk tetap kuat dan sabar. Tak sedikit pula yang mengutuk aksi kejam 12 siswa SMA itu.

Sebagai anak pesohor tanah air, Nathania, Putri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru menyarankan agar publik berhenti menghakimi dan tidak mengolok-olok para pelaku kejahatan.

Menurut Nathania sumber masalah terbesar dari berita ini adalah sistem keadilan. Lebih lanjut, Nathania juga menjelaskan jika ujaran kebencian dan penghakiman untuk para siswi SMA itu tidak akan berdampak apapun. Malah akan memberikan perhatian khusus yang mungkin bisa dinikmati para pelaku. 

"Another important thing the main source of the problem is the justice system and how they choose to, at the moment, deal with the situation. Hating and damning those girls do not do anything but feed the attention the obviously enjoy. It really won't teach them a lesson that way," tulis Nathania lewat Instagram Storiesnya pada Rabu (10/4).

Instastory Nathania (Instagram/@nata.zhong)
Instastory Nathania (Instagram/@nata.zhong)

Nathania juga menjelaskan alasannya ikut memposting masalah Audrey adalah agar ratusan netizen membaca dan tak mempercayai segala sesuatu hanya dari gosip yang menyebar. Melalui suara orang-orang dan penyebaran berita, Nathania juga berharap banyak orang bukan hanya peduli pada kejadian yang sudah cacat dengan sistem penghakiman tetapi juga membawa ke perubahan yang lebih baik.

"It's because justice system is currently doing nothing because they are afraid of ruining the future for those highschool girls," jelas Nathania.

Instastory Nathania (Instagram/@nata.zhong)
Instastory Nathania (Instagram/@nata.zhong)

Bukan cuma itu, Nathania juga mengingatkan untuk tidak langsung mempercayai kabar begitu saja, serta perlu dilakukan penelitian dan membaca dengan detail sebelum menarik kesimpulan di sana sini.

"This is true for everything you see on the media these days too in regards to everything, really. Take things with a grain of salt an never stop to ask questions (don't overdo it though)," terang Nathania.

Nathania juga percaya hidup di era digital, semua orang akan jadi merasa bertanggung jawab dan mudah memanipulasi apa yang dikatakan oleh media.

"It's also our responsible to educate those who are more susceptible to exaggerations or half ass content put out by news outlets, even influencers, and etc," pungkas Nathania.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report