Pramono Anung Soal Program Bela Negara Pelajar DKI: Buat Mereka Cintai Negara
matamata.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai program pelatihan bela negara bagi para pelajar di barak militer efektif menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap tanah air.
"Menurut saya, program ini baik untuk membuat terutama para pelajar lebih menghargai dan menyayangi negaranya sendiri," ujar Pramono usai meninjau pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Pramono menjelaskan, program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya. Pesertanya tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga kawasan sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).
Untuk wilayah Jakarta, Pramono menyebutkan awalnya terdapat 29 pelajar yang terdaftar. Namun, pada akhirnya sebanyak 27 pelajar yang resmi mengikuti pelatihan tersebut.
Mengenai teknis pelaksanaan dan materi pembekalan, Pramono mengarahkan agar hal tersebut dikonfirmasi langsung ke pihak penyelenggara. "Kalau mengenai detailnya, karena yang melakukan adalah Kementerian Pertahanan dan Polda Metro Jaya, tolong ditanyakan pada instansi yang bersangkutan," tuturnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana menyampaikan bahwa para pelajar asal DKI Jakarta mengikuti pembekalan bela negara di barak kawasan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Program ini diinisiasi oleh Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya. Nahdiana mengungkapkan, para peserta merupakan anak di bawah umur yang sebelumnya terjaring saat aksi demonstrasi pada 27 Agustus 2026. (Antara)