Jurnalis Hilang di Selat Sunda: Tim SAR Banten Perluas Pencarian ke Utara Gunung Anak Krakatau

Tim SAR Banten memperluas pencarian rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda ke sisi utara Gunung Anak Krakatau akibat perubahan arus dan gelombang tinggi.

Elara | MataMata.com
Kamis, 10 September 2026 | 10:41 WIB
Jurnalis Hilang di Selat Sunda: Tim SAR Banten Perluas Pencarian ke Utara Gunung Anak Krakatau

Jurnalis Hilang di Selat Sunda: Tim SAR Banten Perluas Pencarian ke Utara Gunung Anak Krakatau

matamata.com - Kantor Search and Rescue (SAR) Banten memperluas area pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9/2026). Tim SAR gabungan kini mengarahkan penyisiran ke sisi utara Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa strategi pencarian di sisi selatan GAK sebelumnya telah mencakup radius sekitar 20 mil laut (nautical mile/NM) dari titik pusat gunung api tersebut. Perluasan ke arah utara dilakukan berdasarkan perhitungan pergeseran arus, arah angin, dan dinamika gelombang laut.

"Hari ini tim SAR gabungan berencana memperluas area pencarian ke sisi utara kawasan Anak Gunung Krakatau. Penyesuaian ini mengikuti perhitungan arus, ombak, dan angin di lapangan," ujar Al Amrad di Pandeglang, Kamis (10/9/2026).

Mengenai personel dan armada, Al Amrad memastikan adanya penambahan unit menyusul hasil evaluasi operasi pada Rabu (9/9/2026). Unsur TNI Angkatan Laut melalui Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) juga mengerahkan kapal berukuran besar yang siap beroperasi serta melakukan lego jangkar di sekitar lokasi pencarian.

Al Amrad menegaskan, fokus utama operasi saat ini adalah pencarian posisi korban, mengingat kondisi medan perairan yang belum memungkinkan untuk skenario evakuasi langsung.

Selain faktor cuaca, faktor keselamatan tim gabungan turut menjadi perhatian utama. Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus aktif dengan radius aman rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejauh 3 kilometer.

"Pantauan di lapangan menunjukkan angin dan gelombang laut semakin kencang menjelang siang hingga sore hari. Ketinggian gelombang di perairan Selat Sunda saat ini tercatat antara 1 hingga 2 meter," tutur Al Amrad.

Pihak SAR Banten terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memantau dinamika cuaca serta aktivitas vulkanik demi menjamin keselamatan seluruh personel yang terlibat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkomdigi Meutya Hafid menanggapi gertakan mantan anggota parlemen Singapura terkait pemutusan akses internet Indonesia...

news | 15:30 WIB

Mentan Amran Sulaiman ungkap mafia pangan di Jakarta Timur yang mengubah beras subsidi SPHP menjadi beras premium. Baran...

news | 15:00 WIB

Promotor Shoemaker Live memastikan konser Andrea Bocelli 2026 di Borobudur dan Jakarta tetap digelar sesuai rencana deng...

news | 14:30 WIB

Praktisi hukum Amin Fahrudin meminta RUU Perampasan Aset mengatur pengejaran sisa kerugian negara senilai belasan triliu...

news | 14:00 WIB

Polri dan NNCC Tiongkok perkuat kerja sama usut jaringan narkotika cair lintas negara usai bongkar lab sabu 1,2 ton di P...

news | 13:38 WIB