KPK Benarkan Sempat Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

KPK membenarkan sempat menyegel ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama. Terungkap di persidangan, segel KPK sempat hilang sebelum digeledah.

Elara | MataMata.com
Kamis, 10 September 2026 | 07:15 WIB
KPK Benarkan Sempat Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

KPK Benarkan Sempat Segel Ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya sempat menyegel ruangan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama. Penyegelan tersebut berhubungan dengan penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Dalam fakta persidangan sudah terungkap ya," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/9/2026).

Budi menjelaskan, penyegelan dilakukan untuk mengamankan lokasi yang diduga menyimpan barang bukti saat operasi tangkap tangan (OTT) berlangsung. Pemasangan KPK line merupakan prosedur standar saat perkara dinaikkan ke tahap penyidikan.

Namun, Budi enggan menjawab secara tegas saat dikonfirmasi mengenai penggeledahan ruangan Dirjen Bea Cukai setelah segel tersebut dicabut oleh pihak luar.

"Tentunya kegiatan penggeledahan bergantung pada proses penyidikan. Jika ada kebutuhan dan alat bukti yang dicari, tentu penggeledahan dilakukan. Semua bergantung pada kebutuhan penyidikan," tuturnya.

Sebelumnya, fakta penyegelan ini terungkap dalam persidangan terdakwa Budiman Bayu Prasojo pada Selasa (9/9/2026). Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membeberkan bahwa KPK line yang dipasang di ruangan Dirjen Bea Cukai telah hilang saat tim penyidik kembali ke lokasi.

Kasus ini bermula dari OTT KPK di lingkungan DJBC pada Februari 2026. KPK kemudian menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru pada 21 Juli 2026 sebagai bentuk pengembangan perkara.

Hingga 26 Agustus 2026, KPK telah menetapkan delapan orang tersangka, yaitu:

  • Rizal (Kepala Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Barat)
  • Sisprian Subiaksono (Kasubdit Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai)
  • Orlando Hamonangan (Kasi Intelijen Bea Cukai)
  • Budiman Bayu Prasojo (Kasi Intelijen Cukai Bea Cukai)
  • Gatot Heroe Hernanda (Kepala Kantor Bea Cukai Kediri)
  • John Field (Pemilik Blueray Cargo)
  • Dedy Kurniawan (Manajer Operasional Blueray Cargo)
  • Andri (Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo)
     

(Antara)

Baca Juga: TNI AL Pengerahkan 3 Kapal Perang Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Tim SAR Banten memperluas pencarian rombongan jurnalis yang hilang di Selat Sunda ke sisi utara Gunung Anak Krakatau aki...

news | 10:41 WIB

Pemkot Jakarta Timur menertibkan 792 meter kabel udara semrawut di Jalan Sultan Hamengkubuwono IX, Cakung, untuk dipinda...

news | 09:30 WIB

BNPB menyalurkan bantuan logistik dan menyiapkan skema Huntap pasca-konflik sosial di Jayawijaya, seiring perpanjangan s...

news | 08:30 WIB

KPK membenarkan sempat menyegel ruangan Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama. Terungkap di persidangan, segel KPK sempat h...

news | 07:15 WIB

TNI AL mengerahkan tiga kapal perang (KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861) untuk mencari 5 jurnalis hilang di...

news | 15:44 WIB