Zulhas Ajak Generasi Muda Garap Peluang Sektor Pangan dari Hulu ke Hilir
matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa sektor pangan menawarkan peluang usaha yang sangat luas bagi generasi muda. Peluang tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan bercocok tanam, tetapi juga mencakup industri pengolahan, logistik, teknologi, hingga rantai bisnis dari hulu ke hilir.
"Di pertanian tidak hanya menanam padi. Anak muda bisa menjadi agen, menggarap logistik, olahan, hingga teknologinya. Peluang lapangannya begitu luas," ujar pria yang akrab disapa Zulhas ini usai menghadiri Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Tahun Akademik 2026/2027 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (1/9/2026).
Zulhas mendorong Generasi Z (Gen Z) untuk berani mengambil peran dalam pembangunan sektor pangan nasional. Menurutnya, mata rantai sektor pangan sangat panjang sehingga anak muda tidak perlu membatasi diri hanya sebagai petani di lahan.
"Kalau semua berebut menjadi petani, ruangnya jadi sempit. Padahal bidangnya begitu luas," kata Zulhas.
Ia menambahkan, perkembangan teknologi menjadi kunci utama untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menciptakan lapangan usaha baru. Penggunaan mesin modern, misalnya, terbukti mampu mempercepat proses produksi dibandingkan metode manual.
Oleh karena itu, Zulhas meminta generasi muda terus belajar dan menguasai teknologi agar sektor pangan Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.
"Negara maju bisa unggul karena mereka bekerja keras dan terus meriset teknologi. Kita harus mengejar ketertinggalan itu," tegasnya.
Saat memberikan pembekalan, Zulhas juga berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker) setelah lulus, melainkan mulai membangun bisnis (job creator) sejak di bangku kuliah. Selain penguasaan materi, keberanian mengambil risiko menjadi syarat utama untuk sukses.
"Pintar dan hebat saja tidak cukup kalau tidak berani tampil. Mulailah usaha dari skala kecil untuk melatih kemandirian. Masa depan Indonesia sangat cerah jika melihat semangat Gen Z saat ini," tuturnya optimistis.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMP Prof. Jebul Suroso menyambut baik arahan tersebut. Ia menyebutkan, total mahasiswa aktif UMP saat ini mencapai sekitar 21.000 orang, dengan 4.017 mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027 yang berasal dari berbagai daerah hingga mancanegara.
Baca Juga: Kematian Warga Pejompongan, Puan Maharani Desak Pengusutan Tuntas
"Kampus terus mengembangkan kualitas pendidikan, SDM, dan fasilitas untuk melahirkan generasi muda yang unggul secara spiritual, bermoral, terampil, serta berdampak positif bagi masyarakat," ujar Jebul. (Antara)