Israel Ambil Alih Sekolah UNRWA di Yerusalem, 800 Anak Palestina Terancam
matamata.com - Otoritas Israel resmi mengubah fungsi gedung sekolah yang sebelumnya dikelola Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Kamp Pengungsi Shu'fat, Yerusalem Timur, menjadi sekolah negeri di bawah Departemen Pendidikan Israel dan Pemerintah Kota Yerusalem, Jumat (21/8/2026).
Langkah pengambilalihan tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Wali Kota Yerusalem, Aryeh King. Melalui unggahan video di akun media sosialnya, King memperlihatkan proses pencopotan dan penghancuran papan nama UNRWA dari dinding bangunan sekolah.
King menyatakan bahwa tindakan tersebut bertujuan untuk menghapus seluruh jejak keberadaan UNRWA dan menghentikan operasional lembaga PBB tersebut secara permanen di Yerusalem.
Pengambilalihan ini merupakan kelanjutan dari kebijakan penutupan enam sekolah UNRWA di Yerusalem oleh otoritas Israel pada Mei 2025 lalu. Kebijakan tersebut berdampak langsung pada sekitar 800 anak-anak Palestina yang kehilangan akses pendidikan formal.
Langkah represif terhadap lembaga pengungsi PBB ini menguat setelah Parlemen Israel (Knesset) mengesahkan undang-undang yang melarang seluruh aktivitas operasional UNRWA di wilayah hukum Israel pada Oktober 2024.(Antara)