KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Penangkapan Ke-19 Sepanjang 2026

KPK kembali menggelar OTT ke-19 di tahun 2026. Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq dan dua Wakil Rektor resmi diamankan penyidik KPK di Jakarta.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 10:29 WIB
KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Penangkapan Ke-19 Sepanjang 2026

KPK OTT Rektor Unsoed Akhmad Sodiq, Penangkapan Ke-19 Sepanjang 2026

matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke-19 sepanjang tahun 2026 dengan menangkap jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

"Ada Rektor juga," ujar Setyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Selain Rektor, Setyo mengonfirmasi dua pejabat kampus lain yang turut terjaring OTT, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Noor Farid serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo.

Meski demikian, KPK belum memberikan rincian terkait keterlibatan pejabat rektorat lainnya, seperti Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno maupun Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Prof. Waluyo Handoko.

"Detail pihak yang dibawa ke Jakarta, saya belum update," kata Setyo.

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1 \times 24$ jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap.

Penangkapan pejabat Unsoed ini menambah panjang daftar OTT yang digelar lembaga antirasuah sepanjang 2026:

  • Januari 2026: OTT pertama menyasar dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara (9-10 Januari). Disusul OTT kedua yang menjaring Wali Kota Madiun Maidi, serta OTT ketiga terhadap Bupati Pati Sudewo.
  • Februari 2026: OTT keempat menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin. OTT kelima menjaring Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Rizal. OTT keenam menangkap Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.
  • Maret 2026: Selama Ramadhan, KPK menggelar tiga OTT berbeda yang menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
  • April & Juni 2026: OTT ke-10 menjaring Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo pada April. Setelah absen di bulan Mei, Juni mencatat OTT ke-11 (Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menyerahkan diri), OTT ke-12 (Bupati Muara Enim Edison), OTT ke-13 (ASN BPK RI), dan OTT ke-14 (Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menyerahkan diri).
  • Juli 2026: Empat OTT berturut-turut (ke-15 hingga ke-18) menangkap Bupati Langkat Syah Afandin, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. (Antara)
     
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenkeu mencatat penerimaan Bea Cukai per September 2026 mencapai Rp240,28 triliun (71,51% target APBN). Simak rincian ...

news | 14:11 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengimbau massa serikat buruh menjaga ketertiban saat demo pengesahan RUU Pelindu...

news | 14:06 WIB

DPR RI resmi mengesahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi UU dalam Rapat Paripurna. Menaker Yassierli sebut UU i...

news | 13:40 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabumi...

news | 11:31 WIB

Calvin Verdonk menilai gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal penting Timnas Indonesia untuk bersaing di Grup F P...

news | 10:15 WIB