Menkop Ferry Juliantono Perkuat Pembinaan 130 Ribu Koperasi Demi Dorong Ekonomi Nasional

Menkop Ferry Juliantono menegaskan komitmen Kementerian Koperasi membina 130 ribu koperasi existing agar semakin profesional, mandiri, dan mendukung program strategis nasional.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Menkop Ferry Juliantono Perkuat Pembinaan 130 Ribu Koperasi Demi Dorong Ekonomi Nasional

Menkop Ferry Juliantono Perkuat Pembinaan 130 Ribu Koperasi Demi Dorong Ekonomi Nasional

matamata.com - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pembinaan terhadap sekitar 130 ribu koperasi yang telah beroperasi di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil guna memastikan koperasi tumbuh profesional, mandiri, dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Ferry menyampaikan hal tersebut dalam acara Koperasi Awards 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026) malam. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada pembentukan wadah baru, tetapi juga memastikan keberlanjutan koperasi yang sudah ada.

"Kementerian Koperasi memiliki tanggung jawab pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang existing. Ada sekitar 130 ribuan koperasi yang menjadi tanggung jawab kami," ujar Ferry.

Ia menjelaskan, penguatan pembinaan ini mencakup peningkatan kualitas kelembagaan, tata kelola, hingga daya saing. Hal itu penting agar koperasi semakin dipercaya oleh anggota maupun masyarakat luas.

Selain itu, koperasi diproyeksikan menjadi instrumen utama dalam mengonsolidasikan potensi ekonomi masyarakat daerah. Ferry menyoroti pentingnya peran koperasi dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat.

"Kita ingin koperasi hadir dekat dengan masyarakat dan menjadi alat konsolidasi potensi warga. Ini sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, termasuk Koperasi Desa Kelurahan (Kopdes) Merah Putih," tuturnya.

Untuk memperkuat ekosistem usaha, Menkop mendorong gerakan koperasi agar lebih aktif berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan sektor swasta. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola serta memperluas manfaat ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Menhan China Dong Jun di Jakarta untuk membahas penguatan kerja sama mi...

news | 10:42 WIB

KPK kembali menggelar OTT ke-19 di tahun 2026. Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq dan dua Wakil Rektor resmi diamankan pen...

news | 10:29 WIB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut perayaan HUT ke-81 RI dipadati lebih dari 500 ribu warga di Istana Merdek...

news | 09:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian memastikan pemerintah pusat mengawal penuh penanganan gempa NTT, mulai bantuan logistik, penguru...

news | 08:15 WIB

Taiwan menjajaki kerja sama pertanian cerdas (smart farming) dengan Indonesia untuk perkuat ketahanan pangan dan tingkat...

news | 07:00 WIB