Wamentan Sudaryono Tegaskan Bantuan Pertanian Gratis, Minta Petani Laporkan Pungli

Wamentan Sudaryono menegaskan seluruh bantuan pertanian dari pemerintah gratis. Petani diminta segera melaporkan oknum yang melakukan pungli.

Elara | MataMata.com
Selasa, 23 Juni 2026 | 14:53 WIB
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026). ANTARA/HO-dok

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono saat menghadiri Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026). ANTARA/HO-dok

Matamata.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta para petani untuk berani melaporkan setiap tindakan pungutan liar (pungli) dalam penyaluran bantuan pemerintah. Ia menegaskan bahwa seluruh program bantuan di sektor pertanian diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Kalau mendapat bantuan pemerintah dalam bentuk apa pun kemudian diminta bayar atau menebus, tolong dilaporkan karena itu tindakan pidana," ujar Sudaryono saat berdialog dengan peserta Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Selasa (23/6/2026).

Sudaryono menekankan bahwa bantuan pemerintah—mulai dari benih, bibit, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga program lainnya—sepenuhnya gratis.

Petani diimbau untuk tidak memberikan uang kepada oknum mana pun, termasuk yang mencatut nama pejabat Kementerian Pertanian (Kementan).

"Semua bantuan pemerintah ini gratis. Kalau ada yang mengaku orangnya Pak Menteri, orangnya Pak Wamen, atau siapa pun lalu meminta uang, segera laporkan," tegasnya.

Saat ini, lanjut Sudaryono, pemerintah terus meningkatkan dukungan nyata bagi sektor pertanian. Langkah tersebut diwujudkan melalui penambahan alokasi pupuk bersubsidi, penyaluran alsintan, hingga program perluasan areal tanam (PAT).

Ia berharap seluruh bantuan ini bisa diterima utuh oleh petani tanpa dikurangi oleh praktik pungli. Oleh karena itu, pengawasan langsung dari masyarakat menjadi kunci penting agar program ketahanan pangan ini berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menpora Erick Thohir menyebut ada 7.200 titik nobar Piala Dunia 2026 di Indonesia yang sukses menggerakkan ekonomi daera...

news | 15:11 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlindungan hukum investor Patriot Bond hanya berlaku pada dana investasi, bukan...

news | 14:41 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi meresmikan 1.151 km jalan daerah di 37 provinsi dari Sampang. Proyek Inpres 2025 ini dit...

news | 12:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja satu hari ke Jawa Timur untuk meresmikan 1.151 km proyek Jalan Daera...

news | 11:15 WIB

Lionel Messi resmi memecahkan rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia usai mencet...

news | 08:15 WIB

Perundingan damai Iran dan AS di Swiss sempat diwarnai aksi walk out akibat ancaman Donald Trump. Namun, Menlu Iran sebu...

news | 07:15 WIB

Pemerintah resmi membebaskan bea masuk impor LPG industri, bahan baku plastik, dan suku cadang pesawat menjadi 0% demi t...

news | 06:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PLN segera memitigasi dampak pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang meresahka...

news | 17:12 WIB

Mendag Budi Santoso siapkan strategi jaga harga Minyakita tetap Rp15.700/liter dengan menggenjot distribusi BUMN Pangan ...

news | 15:37 WIB

Wamendagri Bima Arya menegaskan Gerakan Indonesia ASRI di Jayapura adalah arahan langsung Presiden Prabowo yang wajib di...

news | 14:08 WIB