Tips Cegah Heat Stroke, PPIH Minta Jamaah Haji Indonesia Rajin Minum di Masjidil Haram

PPIH Arab Saudi imbau jamaah calon haji Indonesia bijak atur waktu ibadah di Masjidil Haram. Hindari dehidrasi dan heat stroke di tengah cuaca panas Makkah.

Elara | MataMata.com
Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB
Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP2JH) dan Jamaah Lansia-Disabilitas Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi Ridwan Siswanto memberikan keterangan di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Selasa. ANTARA/HO-MCH 2026/Muhammad Isnan Said

Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (PKP2JH) dan Jamaah Lansia-Disabilitas Daerah Kerja Makkah PPIH Arab Saudi Ridwan Siswanto memberikan keterangan di Kantor Daker Makkah, Arab Saudi, Selasa. ANTARA/HO-MCH 2026/Muhammad Isnan Said

Matamata.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jamaah calon haji Indonesia untuk bijak mengatur ritme ibadah selama di Masjidil Haram. Jamaah diimbau tidak memforsir tenaga guna menghindari risiko gangguan kesehatan serius di tengah cuaca ekstrem Kota Makkah.

Kepala Seksi Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji (PKP2JH) Daker Makkah, Ridwan Siswanto, menyoroti fenomena "euforia ibadah" yang sering membuat jamaah mengabaikan waktu istirahat.

"Banyak calon haji merasa ini momen sekali seumur hidup, jadi fokusnya terus beribadah tanpa henti. Bahkan ada yang sampai semalaman hingga waktu tahajud," ujar Ridwan di Kantor Daker Makkah, Selasa (28/4/2026).

Ridwan memperingatkan bahwa semangat ibadah yang tidak terukur berisiko menguras fisik jamaah. Jika kondisi kesehatan menurun, jamaah dikhawatirkan jatuh sakit dan justru berhalangan mengikuti rangkaian wajib haji maupun puncak prosesi haji nantinya.

Selain masalah kelelahan, petugas menemukan fakta bahwa banyak jamaah sengaja mengurangi minum air. Hal ini dilakukan karena jamaah khawatir sering buang air kecil dan harus kembali mengambil wudhu, mengingat jarak tempat wudhu yang cukup jauh dari area utama Masjidil Haram.

Menurut Ridwan, kombinasi cuaca panas, kelelahan, dan dehidrasi merupakan pemicu utama serangan panas atau heat stroke. Karena itu, ia meminta jamaah tetap menjaga hidrasi tubuh dengan metode minum berkala.

"Minum itu harus berkala. Setiap lima menit minum dua teguk agar kecukupan cairan di dalam tubuh tetap terjaga," jelas Ridwan.

PPIH berharap jamaah dapat memprioritaskan kondisi fisik dan menjaga stamina tetap prima hingga seluruh rangkaian rukun serta wajib haji selesai dilaksanakan secara sempurna. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendes PDT Yandri Susanto mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang tidak menaikkan harga BBM subsidi demi menjaga bia...

news | 16:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pengendalian sampah nasional dalam 3 tahun. TPST BLE Banyumas akan dijadikan...

news | 16:45 WIB

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menjamin target bebas sampah 2028 tercapai di hadapan Presiden Prabowo. Simak inovas...

news | 16:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 perlintasan kereta api di Jawa pasca-kecela...

news | 12:53 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan BBM nasional stabil di atas standar minimum. Pemerintah siapkan strateg...

news | 12:22 WIB

Kelangkaan obat di Iran mencapai titik kritis setelah 25 fasilitas farmasi, termasuk pabrik obat kanker, hancur akibat s...

news | 12:15 WIB

PT KAI menjamin kompensasi dan seluruh biaya pengobatan 38 korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Be...

news | 08:15 WIB

PT KAI membatalkan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh relasi Bandung-Jakarta akibat tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Sta...

news | 07:00 WIB

Anggota Komisi IV DPR Rajiv mengapresiasi stok beras nasional yang tembus 5 juta ton, rekor tertinggi dalam sejarah. Swa...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik tokoh buruh Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif ...

news | 15:51 WIB