DPD RI Desak Pemerintah Jamin Keamanan Nakes di Tambrauw Pasca-Penyerangan

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma mendesak pemerintah dan TNI-Polri jamin keamanan nakes di Tambrauw, Papua Barat Daya, usai insiden penyerangan maut.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Maret 2026 | 15:45 WIB
Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma saat ditemui awak media di Manokwari, Papua Barat, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma saat ditemui awak media di Manokwari, Papua Barat, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Fransiskus Salu Weking

Matamata.com - Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, mendesak pemerintah untuk segera memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya.

Desakan ini mencuat menyusul insiden tragis penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, pada Senin (16/3/2026). Peristiwa yang terjadi pukul 11.37 WIT tersebut menyebabkan dua dari empat nakes gugur akibat penganiayaan senjata tajam saat sedang berkendara.

“Perlindungan keamanan menjadi kunci utama untuk menjamin keberlanjutan pelayanan kesehatan di daerah terpencil,” tegas Filep di Manokwari, Rabu (18/3/2026).

Filep menilai, penyerangan terhadap nakes merupakan potret permasalahan serius di wilayah konflik. Ia meminta Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat dan Komando Daerah (Kodam) XVIII/Kasuari bergerak cepat mengusut tuntas peristiwa tersebut.

Menurutnya, negara wajib memberikan jaminan keselamatan penuh, tidak hanya bagi nakes, tetapi juga tenaga pendidik di daerah rawan. Hal ini penting agar pelayanan dasar bagi masyarakat tetap berjalan tanpa bayang-bayang teror.

“Atas nama DPD RI, saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua nakes tersebut. Ini masalah serius yang harus segera ditangani aparat keamanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Senator asal Papua Barat ini menjelaskan bahwa perlindungan bagi petugas pelayanan publik sebenarnya telah diatur dalam undang-undang, termasuk dalam kerangka Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Namun, ia menekankan perlunya penguatan implementasi di lapangan.

Ia mendorong peningkatan sinergisitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, serta tokoh adat dan agama untuk mengantisipasi gangguan stabilitas keamanan.

“Kehadiran nakes dan guru di pelosok adalah untuk melayani masyarakat Papua. Maka, keselamatan mereka harus menjadi prioritas utama,” kata Filep.

Berdasarkan laporan kronologi, empat nakes diserang mendadak oleh OTK menggunakan senjata tajam. Dua nakes berhasil meloloskan diri dan meminta pertolongan ke Pos TNI di Bamusbama, sementara dua rekan mereka tidak tertolong.

Baca Juga: Menhub Resmikan One Way Nasional dari Cikampek hingga Semarang di H-3 Lebaran

Filep menambahkan, DPD RI akan mengawal kasus ini secara formal. “Kami akan meminta keterangan dari semua pihak terkait setelah masa libur Idulfitri 2026 berakhir,” pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan stok hewan kurban di Jawa Timur 2026 surplus besar. Stok sapi mencapai 629....

news | 19:03 WIB

BPI Danantara mengevaluasi peluang investasi di sektor strategis guna memberikan dampak ekonomi bagi rakyat, termasuk re...

news | 19:01 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah Rusia segera masuk Indonesia. Komitmen 150 juta barel ini bertuju...

news | 18:57 WIB

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pe...

news | 11:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut Deep Learning sebagai program prioritas untuk mencapai cita-cita pendidikan nasional d...

news | 07:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan KSP Dudung Abdurachman dijadwalkan hadir di Monas untuk menyerap aspirasi pada puncak Hari...

news | 15:03 WIB

TNI AU menggelar latihan matra udara Sarva Gesit-26 di Bogor untuk mengasah kemampuan pilot helikopter dalam misi tempur...

news | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.500 Komandan Satuan TNI di Unhan Sentul. Bahas peran strategis TN...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut kekayaan budaya Indonesia, seperti lukisan purba di Pulau Muna, adalah potensi eko...

news | 11:57 WIB

Mensos Saifullah Yusuf memastikan korban kecelakaan KRL di Bekasi mendapatkan asesmen pemberdayaan ekonomi agar kemandir...

news | 11:54 WIB