Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!

Presiden Prabowo resmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalsel. Dinsos ungkap kehadiran Presiden percepat pembangunan dua sekolah baru berkapasitas 1.200 siswa.

Elara | MataMata.com
Senin, 12 Januari 2026 | 16:45 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto meninggalkan lokasi setelah meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat dari 34 provinsi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Presiden RI Prabowo Subianto meninggalkan lokasi setelah meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat dari 34 provinsi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang

Matamata.com - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyatakan peresmian Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto di Banjarbaru, Senin (12/1/2026), menjadi katalis positif bagi percepatan pembangunan pendidikan di daerah tersebut.

Kepala Dinsos Kalsel, Muhammad Farhanie, mengungkapkan kehadiran Presiden tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyelesaikan kendala teknis pembangunan dua unit Sekolah Rakyat tambahan di Kalsel yang sebelumnya sempat tertunda.

“Ini berkah kedatangan Bapak Presiden. Beberapa lokasi yang sebelumnya tidak memenuhi syarat lahan akhirnya disetujui untuk dibangun dengan skema dan waktu pelaksanaan yang disesuaikan,” ujar Farhanie usai menghadiri peresmian di Banjarbaru.

Farhanie menjelaskan bahwa persiapan peluncuran Sekolah Rakyat ini tergolong singkat. Namun, berkat sinergi lintas kementerian, terutama kementerian Sosial (Kemensos), agenda tersebut berjalan sukses.

“Persiapan hanya sekitar satu minggu, waktunya sangat mepet. Tapi dukungan teman-teman Kemensos luar biasa. Pembangunan panggung saja tuntas dalam tiga hari, bahkan materialnya didatangkan langsung dari Surabaya,” tambahnya.

Kapasitas hingga 1.200 Siswa Terkait spesifikasi, Farhanie memaparkan bahwa setiap Sekolah Rakyat dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi yang menampung jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu lokasi. Daya tampung sekolah sangat bergantung pada luas lahan yang disediakan pemerintah daerah.

“Satu Sekolah Rakyat diproyeksikan menampung 1.000 hingga 1.200 siswa. Jika lahan tersedia sekitar lima hektare, kapasitasnya sekitar 1.000 siswa. Jika lahan lebih luas, bisa mencapai 1.200 orang,” jelasnya.

Saat ini, proyek rintisan Sekolah Rakyat di Kalsel baru menampung sekitar 300 hingga 325 siswa. Farhanie optimis, setelah bangunan permanen dengan sistem terintegrasi selesai, daya serap siswa akan meningkat drastis.

Sesuai regulasi pemerintah pusat, pembangunan Sekolah Rakyat mensyaratkan penyediaan lahan antara lima hingga 10 hektare. Luasan ini diperlukan untuk mendukung fasilitas ruang kelas, asrama, serta sarana penunjang pendidikan lainnya secara komprehensif. (Antara)

Baca Juga: Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ketua Satgas PRR Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan pascabencana Sumatera tepat sas...

news | 06:00 WIB

Kementan dan BUMN berencana bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar untuk hilirisasi. PTPN IV akan mengelola pabrik di...

news | 15:15 WIB

Kemenhan RI dan Amerika Serikat menyepakati kerja sama pencarian serta repatriasi kerangka prajurit AS korban Perang Dun...

news | 15:12 WIB

KPK menyoroti pengadaan 25.644 motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Simak analisis KPK terkait kerawanan korups...

news | 12:15 WIB

KPK ungkap inisial ZA sebagai perantara suap 1 juta dolar AS dari Yaqut Cholil Qoumas ke Pansus Haji DPR. Simak kronolog...

news | 11:30 WIB

China peringatkan dampak fatal blokade AS di Selat Hormuz bagi pasokan energi global. Trump ancam eliminasi kapal Iran, ...

news | 10:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto tiba di Paris untuk bertemu Emmanuel Macron guna membahas kerja sama strategis dan stabilitas ...

news | 10:06 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya ungkap hasil pertemuan 5 jam Presiden Prabowo dan Putin di Moskow. Bahas ketahanan energi, hil...

news | 09:15 WIB

Pemprov Jabar luncurkan aplikasi Imah Aing untuk permudah pengajuan bantuan Rutilahu. Gubernur Dedi Mulyadi juga wajibka...

news | 08:15 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan Malaysia berencana impor 200 ribu ton beras dari Indonesia di tengah stok...

news | 07:00 WIB