Antrean Panjang dan Panic Buying BBM di Aceh Barat Sebabkan SPBU Kehabisan Stok

Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan kehabisan stok BBM pada Sabtu akibat aksi borong dan dugaan penimbunan oleh masyarakat.

Elara | MataMata.com
Minggu, 07 Desember 2025 | 08:15 WIB
Antrean Panjang dan Panic Buying BBM di Aceh Barat Sebabkan SPBU Kehabisan Stok

Antrean Panjang dan Panic Buying BBM di Aceh Barat Sebabkan SPBU Kehabisan Stok

matamata.com - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dilaporkan kehabisan stok BBM pada Sabtu akibat aksi borong dan dugaan penimbunan oleh masyarakat.

“Kami berharap dari pihak terkait agar segera melakukan pembatasan pembelian BBM, baik itu jenis Pertalite maupun BBM non-subsidi agar kemacetan di jalan raya dan antrean BBM dapat segera berakhir,” ujar Deni Setiawan, warga Meulaboh, kepada ANTARA.

Menurut dia, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU telah mengganggu kelancaran lalu lintas karena menimbulkan kemacetan di jalan raya. Ia meminta Pertamina, pemerintah daerah, serta aparat keamanan hadir langsung di SPBU untuk mengurai antrean dan memastikan distribusi BBM tetap berjalan tertib.

Selain itu, Deni menilai perlu adanya penindakan terhadap pedagang eceran yang menjual bahan bakar dengan harga tidak wajar. “Berikan tindakan edukasi yang tegas kepada mereka,” tambahnya.

Ia juga menyoroti munculnya kepanikan masyarakat karena kurangnya informasi resmi pemerintah, diperparah oleh gangguan jaringan internet. “Kepanikan ini terjadi karena ada komunikasi pemerintah yang tidak sampai ke masyarakat akibat terganggunya jaringan media sosial, sehingga kepanikan masyarakat nggak bisa dibendung,” ujarnya.

Deni meyakini ketersediaan BBM sebenarnya masih mencukupi apabila masyarakat tidak melakukan pembelian berlebih akibat kepanikan.

Sementara itu, Pertamina memastikan stok BBM di Aceh masih aman dan distribusi tetap berjalan mengikuti kondisi di lapangan. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan penyesuaian pola distribusi.

“Tim suplai kami terus menyesuaikan rute dan waktu pengiriman mengikuti kondisi lapangan. Kami mengajak masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan harian agar layanan di SPBU,” katanya.

Komite BPH Migas, Fathul Nugroho juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak membeli BBM secara berlebihan. Ia menegaskan konsumsi yang wajar akan membantu percepatan stabilisasi distribusi di tengah situasi darurat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Pola konsumsi yang terukur akan mempercepat pemulihan pelayanan BBM di Aceh,” ujarnya. (Antara)

Baca Juga: Becoming Human Raih Golden Hanoman di Penutup JAFF20: Festival Dua Dekade yang Tegaskan Posisinya di Sinema Asia

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB

Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti temuan BPK RI 2025 dengan mengembalikan dana kerugian negara sebesar Rp917 juta ke kas...

news | 09:15 WIB

Kementerian ESDM memastikan penggunaan bahan bakar B50 aman setelah lolos uji durabilitas mesin tambang 1.000 jam dan ro...

news | 08:15 WIB

Polri dan Basarnas memaksimalkan pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perai...

news | 07:00 WIB

DPR mendesak Kemenkes dan BNPB mengoptimalkan penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kemenkes m...

news | 15:50 WIB