Rizky Ridho Minta Maaf Usai Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Belum Bisa Wujudkan Mimpi Kalian Semua

Bek timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia usai gagal membawa tim Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026.

Elara | MataMata.com
Senin, 13 Oktober 2025 | 11:15 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Rizky Ridho melakukan selebrasi seusai timnya mengalahkan Timnas Bahrain dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia menang dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Pesepak bola Timnas Indonesia Rizky Ridho melakukan selebrasi seusai timnya mengalahkan Timnas Bahrain dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Indonesia menang dengan skor 1-0. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Matamata.com - Bek timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia usai gagal membawa tim Garuda melangkah ke Piala Dunia 2026.

Permintaan maaf itu disampaikan Ridho melalui akun Instagram pribadinya, Senin (13/10), setelah Indonesia takluk 0-1 dari Irak pada laga kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12/10) waktu Indonesia.

“Terima kasih atas doa dan dukungan yang selalu diberikan kapan pun dan di mana pun. Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua,” tulis pemain Persija Jakarta tersebut.

Kekalahan ini membuat Indonesia menutup putaran keempat sebagai juru kunci grup dan harus tersingkir. Dua tim teratas, Irak dan Arab Saudi, sama-sama mengumpulkan tiga poin.

Dalam laga melawan Irak, Ridho tampil sebagai starter dan mencatatkan penampilan ke-47 bersama timnas sejak debutnya pada Mei 2021 melawan Oman. Ia berduet dengan Jay Idzes di jantung pertahanan dalam formasi 4-2-3-1, untuk pertama kalinya tanpa sistem tiga bek yang biasa digunakan.

Ridho tak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut. “Perjalanan yang sangat panjang ini harus berhenti, tidak sesuai dengan harapan dan mimpi kita semua,” ujarnya.

Pemain berusia 23 tahun itu merupakan sosok penting di lini belakang Garuda sepanjang perjalanan kualifikasi. Ia selalu menjadi bagian skuad sejak putaran pertama pada Oktober 2023, ketika Indonesia menumbangkan Brunei Darussalam dengan agregat 12-0—dua di antaranya dicetak oleh Ridho sendiri.

Dari total 20 laga kualifikasi selama dua tahun terakhir, Ridho hanya absen dua kali: saat Indonesia kalah 0-6 dari Jepang di putaran ketiga karena tidak masuk skuad final, dan ketika menghadapi Arab Saudi pada laga pembuka putaran keempat, di mana ia menjadi pemain cadangan.

“Sampai di titik ini tidaklah mudah, tetapi kami selalu berusaha memberikan semuanya untuk negara ini,” tutupnya. (Antara)

Baca Juga: Dari Webseries ke Bioskop, Saat Galau Niken Jadi Kisah Semua Orang, "Yakin Nikah" Kini Siap Menggebrak Bioskop

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyita aset kripto Iran senilai Rp17,8 triliun. Menkeu AS Scott Bessent sebut siap inca...

news | 16:39 WIB

PBNU meminta masyarakat tidak memberi stigma negatif pada institusi pondok pesantren akibat kasus kekerasan seksual oleh...

news | 16:29 WIB

Gedung Putih menegaskan Presiden AS Donald Trump hanya akan menerima kesepakatan nuklir dengan Iran yang menguntungkan A...

news | 15:00 WIB

Menhan AS Pete Hegseth beri peringatan keras ke China di Shangri-La Dialogue. AS siap gelontorkan anggaran militer Rp26....

news | 14:57 WIB

Megawati Soekarnoputri diperkirakan hadir dalam Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Gedung Pancasila. ...

news | 14:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto tiba di Jakarta usai kunjungan kenegaraan ke Prancis. Indonesia sukses kantongi 4 kesepakatan ...

news | 14:11 WIB

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta mengungkap dua modus utama yang kerap digunakan calon jamaah haji nonp...

news | 13:59 WIB

Ratusan warga Teheran, Iran, konsisten turun ke jalan selama hampir 90 hari. Mereka menegaskan dukungan penuh pada pemer...

news | 13:53 WIB

Bareskrim Polri sidik dugaan manipulasi data ekspor (under invoicing) sawit oleh PT MMS. Kantor di Jakarta Utara dan gud...

news | 11:15 WIB

Iran menegaskan kesepakatan final dengan Amerika Serikat (AS) terganjal tuntutan berlebihan dari Washington. Simak krono...

news | 09:52 WIB