Mendagri Tito Instruksikan Kepala Daerah Hentikan Kegiatan Seremonial yang Boros

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan jajarannya untuk menunda kegiatan seremonial yang terkesan hanya menghabiskan anggaran.

Elara | MataMata.com
Selasa, 02 September 2025 | 18:47 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (tengah) berikan keterangan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (2/9/2025). Mendagri menginstruksikan kepada kepala daerah dan jajarannya untuk menunda segala jenis kegiatan yang bersifat seremonial. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian (tengah) berikan keterangan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (2/9/2025). Mendagri menginstruksikan kepada kepala daerah dan jajarannya untuk menunda segala jenis kegiatan yang bersifat seremonial. (ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

Matamata.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan jajarannya untuk menunda kegiatan seremonial yang terkesan hanya menghabiskan anggaran.

"Menunda semua kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, apalagi seperti pesta-pesta atau musik. Maksud saya kegiatan dinas ya, kegiatan seremonial dinas," kata Tito usai menghadiri Rapat Pengendalian Inflasi di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (2/9).

Ia meminta para pejabat peka terhadap kondisi masyarakat dengan menghindari kegiatan yang berlebihan. Hal itu penting demi menjaga perasaan publik dan mendukung program efisiensi yang tengah digencarkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Tito, kegiatan seremonial yang tidak memberi manfaat langsung bagi masyarakat sebaiknya dihentikan karena berpotensi memicu polemik di ruang publik.

"Jangan sampai nanti dipotong, diviralkan, ini masyarakat lagi prihatin, terus ada yang berpesta terkait kegiatan dinas," ujarnya.

Selain kegiatan dinas, Tito juga mengingatkan pejabat daerah dan keluarganya untuk tidak memamerkan kemewahan. Ia menekankan agar acara pribadi pun dilaksanakan secara sederhana.

"Juga flexing kemewahan untuk pejabat maupun keluarga, tolong dijaga betul. Termasuk acara pribadi, baik saat ini maupun ke depan, laksanakan secara sederhana," tuturnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea d...

news | 15:15 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM nasional aman dan harga BBM subs...

news | 14:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok telur ayam ras surplus dan harga stabil. Presiden Prabowo akui pantau harga tel...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto disambut pelukan hangat oleh Presiden Korsel Lee Jae-myung di Blue House. Simak agenda kunjung...

news | 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM nasional berjalan lancar dan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak m...

news | 10:15 WIB

KPK fokus panggil biro haji (PIHK) untuk mengejar pemulihan kerugian negara sebesar Rp622 miliar dalam kasus korupsi kuo...

news | 09:30 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengecam keras pengeroyokan warga Aceh di Polda Metro Jaya. Ia meminta Kapolri usut...

news | 08:15 WIB

Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin minta kebijakan WFH ASN setiap Jumat dievaluasi berkala agar tidak jadi ajang long...

news | 07:45 WIB

Indonesia menuntut PBB melakukan investigasi transparan atas serangan Israel di Lebanon yang menewaskan 3 prajurit TNI a...

news | 06:15 WIB