Didik Nini Thowok: Dari Penjaga Tradisi Hingga Teror dalam Perempuan Pembawa Sial

Didik Nini Thowok mencuri perhatian lewat keterlibatannya dalam film Perempuan Pembawa Sial.

Yohanes Endra | MataMata.com
Selasa, 23 September 2025 | 14:02 WIB
Didik Nini Thowok: Dari Penjaga Tradisi Hingga Teror dalam Perempuan Pembawa Sial. [ist]

Didik Nini Thowok: Dari Penjaga Tradisi Hingga Teror dalam Perempuan Pembawa Sial. [ist]

Baca 10 Detik
  • Maestro tari Didik Nini Thowok membintangi film horor Perempuan Pembawa Sial.
  • Kehadirannya dalam film menambah aura mistis yang kental dan otentik.
  • Perannya menyatukan horor dengan perayaan seni dan budaya tradisional Indonesia.

Matamata.com - Maestro tari legendaris Indonesia, Didik Nini Thowok, kembali mencuri perhatian lewat keterlibatannya dalam film horor terbaru garapan Fajar Nugros, Perempuan Pembawa Sial.

Kehadirannya bukan hanya sekadar cameo, melainkan menghadirkan aura mistis yang mempertegas nuansa horor kental dalam cerita.

Berikut 5 hal menarik tentang Didik Nini Thowok hingga akhirnya ikut ambil bagian dalam film ini:

1.  Penjaga Tradisi Tari Lengger & Kesenian Jawa

Sejak awal kariernya, Didik Nini Thowok dikenal sebagai pelestari seni tari tradisional Jawa, khususnya tari Lengger.

Dengan karakteristik khasnya yang menari menggunakan dua wajah (double mask), ia menghadirkan pengalaman artistik yang unik sekaligus mistis.

2.  Eksperimen Artistik dengan Gender dan Identitas

Salah satu ciri khas Didik adalah kemampuannya menembus batas gender dalam seni pertunjukan.

Ia kerap menari dengan karakter perempuan, menampilkan keanggunan sekaligus menghadirkan ambiguitas yang memikat, sebuah ciri khas yang kini memberi dimensi baru dalam film horor.

Didik Nini Thowok: Dari Penjaga Tradisi Hingga Teror dalam Perempuan Pembawa Sial. [ist]
Didik Nini Thowok: Dari Penjaga Tradisi Hingga Teror dalam Perempuan Pembawa Sial. [ist]

3.  Kehadiran Mistis yang Mengakar di Budaya

Baca Juga: Viral di Medsos! Aktor Yu Menglong Meninggal Dunia Diduga Dibunuh, Publik Desak Polisi Usut Tuntas

Bukan hanya soal tari, aura yang dibawa Didik kerap dikaitkan dengan nuansa spiritual Jawa.

Dari kostum, musik, hingga gerakan, setiap penampilannya sering kali meninggalkan kesan magis, sebuah kualitas yang menjadikannya pilihan tepat untuk hadir di dunia horor layar lebar.

4.  Sosok yang Melegenda dengan Bekal Ilmu dari Berbagai Negara

Dedikasi Didik Nini Thowok terhadap seni tari membawanya belajar ke berbagai maestro.

Dari maestro tari Bali I Gusti Gde Raka di Gianyar, mendalami Tari Topeng Cirebon dari Ibu Suji, hingga Tari Klasik Sunda dari Endo Suanda.

Ia juga mempelajari tari klasik Noh (Hagoromo) di Jepang dan tari Flamenco di Spanyol. Semua pengalamannya menjadikannya sosok yang dihormati hingga mancanegara.

5.  Menghidupkan Teror dalam Perempuan Pembawa Sial

Dalam film ini, Didik Nini Thowok bukan hanya sekadar tampil sebagai seniman, tetapi sebagai sosok yang menyatu dengan horor itu sendiri.

Kehadirannya menambah kedalaman atmosfer mistis, terutama dalam cerita yang menggali mitos Bahu Laweyan dan perempuan yang “dihantui masa lalu.”

Dalam film ini, Didik Nini Thowok berperan sebagai Mbah Warso, seorang dukun manten yang menjadi sosok penting dalam hidup Mirah (Raihaanun), tokoh utama film ini.

Kehadiran Mbah Warso membawa nuansa mistis yang kental, menghubungkan dunia nyata dengan bayang-bayang masa lalu yang penuh karma, legenda seni, dan misteri yang berakar kuat pada budaya Jawa.

Dengan kehadiran Didik Nini Thowok, Perempuan Pembawa Sial tidak hanya menjadi film horor, tetapi juga sebuah perayaan seni dan budaya Indonesia yang otentik.

Jangan lewatkan kisah Mirah, Mbah Warso, dan misteri yang menyelimuti Perempuan Pembawa Sial mulai 18 September 2025 di seluruh bioskop Indonesia.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB

Bukan sekadar tontonan biasa, film ini viral karena berhasil menjelma menjadi pelantang suara bagi setiap anggota keluar...

life | 16:34 WIB

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB