Hujan Deras Tak Redakan Antusias: Penampilan Energetik In Flames dan Kreator Guncang JogjaROCKarta 2024

Hujan yang turut menyertai gelaran JogjaROCKarta edisi ke-7 tidak dapat meredam semangat 5.000 metalhead.

Diwanna Ericha | MataMata.com
Minggu, 28 Januari 2024 | 17:19 WIB
Kreator Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

Kreator Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

Matamata.com - JogjaROCKarta 2024 menjadi saksi ketangguhan para penampil di tengah guyuran hujan deras yang melanda Stadion Kridosono, sejak sore hari pada Sabtu, 27 Januari 2024.

Hujan yang turut menyertai gelaran JogjaROCKarta edisi ke-7 tidak dapat meredam semangat 5.000 metalhead yang membanjiri stadion sejak pukul 16.00 WIB. 

Meskipun cuaca kurang bersahabat, para penggemar musik keras berbaju hitam tetap setia memadati lokasi acara. Tim Matamata.com berbincang dengan salah satu metalhead yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat.

Sosok penonton setia JogjaROCKarta ini mengaku bahwa sangat puas dengan penampilan line up JogjaROCKarta tahun 2024 ini.

“Spektakuler, sempurna dan lebih keren daripada tahun lalu. Tahun lalu berdebu paha, dan tahun ini diguyur hujan. Tapi tetap keren,” ujar salah satu metalhead.

Yuk simak, recap penampilan para line up JogjaROCKarta 2024 berikut ini:

Voice of Baceprot (VOB) Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]
Voice of Baceprot (VOB) Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

1. Voice of Baceprot (VOB)

Voice of Baceprot (VOB) membuka persembahan musik metal di JogjaROCKarta dengan penampilan penuh energetik melalui 12 lagu metalnya. 

Antusiasme penonton terlihat jelas saat mereka kompak merapat untuk menyaksikan band metal asal Garut ini. Di antara repertoar lagu yang dibawakan, satu lagu spesial menjadi sorotan, yaitu "Yalal Wathon" dalam versi metal sebagai bagian dari perayaan HUT Nahdlatul Ulama ke-101 yang akan datang pada 31 Januari 2024.

Death Vomit Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]
Death Vomit Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

2. Death Vomit

Baca Juga: Usai Dituding Pelit Ke Mertua, Ria Ricis Kepergok Pakai Baju Senada Dengan Mantan Gebetan

Penampilan band legendaris asal Yogyakarta, Death Vomit, semakin meningkatkan kegairahan penonton yang gigih bertahan untuk menyaksikan performa bengis mereka.

Diringi cuaca yang mungkin kurang bersahabat, dedengkot metal Yogyakarta ini berhasil menciptakan momen berkesan di JogjaROCKarta. 

Kehadiran Death Vomit menjadi daya tarik utama, menambah semarak festival musik dan mengajak penonton untuk merasakan sensasi kekuatan metal yang menggebu-gebu. 

In Flames Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]
In Flames Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

 

3. In Flames

In Flames, band yang mewakili dua negara, Swedia dan Amerika, memberikan penampilan yang sangat memikat di JogjaROCKarta 2024. Björn Gelotte (gitar), Anders Fridén (vokal), Tanner Wayne (drum), Chris Broderick (gitar), dan Liam Wilson (bass) tampil dengan penuh semangat.

Anders menunjukkan keahliannya dalam berkomunikasi dengan penonton, mengucapkan terima kasih atas undangan dan menyampaikan rasa cintanya kepada mereka. "Terima kasih telah mengundang kami. Aku cinta kalian," teriak Anders dengan penuh antusias.

In Flames membawa deretan lagu hitsnya yang menggema di JogjaROCKarta, antara lain: Foregone p1, Pinball Map, Everything’s Gone, All for Me, Behind Space, Cloud Connected, State of Slow Decay, The Mirror’s Truth, I am Above, dan Take This Life.

"Scream for me to Indonesia," seru Anders, seolah menggiring penonton untuk bersuara dan memunculkan gairah yang lebih besar.

Penampilan In Flames menjadi sorotan utama di JogjaROCKarta 2024, menciptakan pengalaman musik yang tak terlupakan. Dari keterampilan komunikasi Anders hingga kehadiran lagu-lagu hits yang menghentak, In Flames berhasil menciptakan momen magis yang memukau para penonton. 

Kreator Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]
Kreator Jogjarockarta 2024 [Dok.Istimewa]

4. Kreator

Kreator, band asal Essen, Jerman, sukses menciptakan atmosfer 'provokatif' yang memicu riuh rendah para penonton yang ikut dalam aksi moshing penuh semangat. Setiap lagu dari Mille Petrozza (vokal/gitar), Jürgen Reil (drum), Sami Yli-Sirniö (gitar), dan Frédéric Leclercq (bass) dinyanyikan bersama oleh penonton, menciptakan momen interaktif yang tak terlupakan. Keempat personel Kreator tampil sangat maksimal dalam membawakan lagu-lagu mereka.

Panggung Kreator dihiasi oleh enam boneka yang menggantung, menciptakan suasana yang mencekam. Sisi panggung dan layar belakang dipenuhi dengan visual yang menyeramkan, menampilkan foto setan yang menambah kesan dramatis pertunjukan. Bahkan, dua makhluk yang diperankan oleh kru Kreator turut muncul, menunjukkan bahwa mereka bukanlah sekadar band hiburan biasa, melainkan mereka mengusung konsep matang dalam setiap penampilan.

Mille Petrozza membawakan sebelas lagu dengan penuh kekuatan, memberikan gebrakan luar biasa pada malam itu. Antara lain, lagu-lagu andalannya seperti Hate Uber Alles, People of the Lie, Awakening of the G, Enemy of God, Betrayer, Satan is Real, Harder of Chaos, 666, Flag of Hate, Violent Rev, dan Pleasure to Kill. Setiap dentuman musik Kreator dirasakan begitu kuat, menciptakan pengalaman metal yang intens dan mendalam.

Pertunjukan Kreator di JogjaROCKarta 2024 bukan hanya sekadar konser, melainkan sebuah peristiwa metal yang mengguncang dan memprovokasi penonton. Dengan kesan visual yang menakjubkan dan performa panggung yang energetik, Kreator membuktikan bahwa mereka adalah kekuatan tak terbantahkan di dunia musik metal. 

See you, di JogjaROCKarta berikutnya!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Drama Pernikahan Zee Asadel dan Emir Mahira yang Jadi Rekomendasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono....

life | 15:51 WIB

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB

KidZania Jakarta menawarkan aktivitas seru untuk anak....

life | 11:49 WIB

Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur dari KLIA dan KLIA2 dengan berbagai keunggul...

life | 15:15 WIB

Dari lineup internasional, band pop-punk asal Inggris Neck Deep akan tampil eksklusif di Asia Tenggara....

life | 17:44 WIB

Abimana Aryasatya dan Morgan Oey ceritakan sulitnya syuting adegan laga 15 menit tanpa jeda di film Ghost in the Cell ka...

life | 06:00 WIB

Yang membuat Chicago The Musical terasa begitu kontemporer bukan hanya estetikanya, melainkan cerminan yang ditawarkanny...

life | 16:30 WIB

Pertunjukan ini menampilkan kualitas triple threat: akting, vokal, dan tari yang solid....

life | 12:58 WIB

Film Pelangi di Mars membawakan kisah seorang anak Indonesia pertama yang lahir di Mars, Pelangi....

life | 15:15 WIB

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya....

life | 15:22 WIB