Sinopsis Kutukan Peti Mati, Film Pertama Produksi Balai Pustaka

Film Kutukan Peti Mati akan menghadirkan akting dari Aliff Alli dan Yoriko Angeline.

Yohanes Endra | MataMata.com
Selasa, 06 Juni 2023 | 08:00 WIB
Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)

Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)

Matamata.com - Satu lagi film horor Indonesia yang akan tayang di tahun 2023 ini. Film Kutukan Peti Mati yang dibintangi Aliff Alli dan Yoriko Angeline mengumumkan tanggal tayang, yakni pada 20 Juli 2023.

Yang menarik, Kutukan Peti Mati merupakan film perdana produksi Balai Pustaka. Seperti diketahui, Balai Pustaka adalah perusahaan di bidang penerbitan yang telah berdiri sejak 1917.

Penasaran seperti apa film Kutukan Peti Mati? Sambil menunggu perilisannya, yuk simak sinopsis Kutukan Peti Mati berikut ini.

Sinopsis Kutukan Peti Mati

Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)
Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)

Kisah dalam film Kutukan Peti Mati berpusat pada Bramanto Putra, mahasiswa jurusan arkeologi yang menelusuri Pulau Onrust. Dalam penelusuran tersebut, Bramanto menemukan sebuah catatan kuno.

Bramanto lantas meminta bantuan Susan Sriwati untuk meneliti catatan kuno yang ditemukannya di Pulau Onrust. Sayangnya penelitian tersebut justru membuat Susan mendapat teror dari arwah-arwah penasaran.

Dapatkah Bramanto menyelamatkan Susan?

Cast Kutukan Peti Mati

Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)
Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)

Karakter Bramanto Putra dalam film Kutukan Peti Mati akan diperankan Aliff Alli. Sedangkan Yoriko Angeline akan berperan sebagai Susan Sriwati.

Selain Aliff Alli dan Yoriko Angeline, film Kutukan Peti Mati juga akan dibintangi sederet aktor kenamaan Tanah Air seperti Donny Damara, Eryck Amaral, Christina Danilla, Egi Fedly, Ray Sahetapy, Dewi Rezer, Mathias Muchus, Erwin Cortez, Shirley Margaretha.

Baca Juga: Sinopsis Under Siege, Aksi Steve Seagal Gagalkan Aksi Terroris di Atas Kapal

Alasan Balai Pustaka Produksi Film

Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)
Sinopsis Kutukan Peti Mati (Instagram/kutukanpetimati.film)

Film Kutukan Peti Mati merupakan karya pertama Balai Pustaka yang disutradarai Irham Acho Bahtiar. Kutukan Peti Mati yang merupakan film adaptasi dari novel "Sarcophagus Onrust" karya Astryd Diana Savitri berdurasi 85 menit.

Didirikan pada 22 September 1917, Balai Pustaka yang dikenal sebagai perusahaan penerbitan bertransformasi mengembangkan produk multimedia. Industri perfilman dipilih Balai Pustaka dalam rangka melaksanakan tugas dari Menteri BUMN Erick Thohir agar seluruh perusahaan bertransformasi.

Kendati begitu, Balai Pustaka tak beralih haluan terlalu banyak. Film-film yang diproduksi Balai Pustaka rupanya diambil dari buku-buku Intellectual Property (IP) milik Balai Pustaka sendiri.

Selain Kutukan Peti Mati, film Siti Nurbayya juga akan diadaptasi sebagai film produksi Balai Pustaka. Siap menantikannya?

Itu dia sinopsis Kutukan Peti Mati yang akan tayang pada 20 Juli 2023. Catat tanggalnya, jangan sampai kelewatan ya!

Kontributor: Neressa Prahastiwi
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sukses bikin penonton Jogja penuh haru dengan kisah keluarga menghadapi Alzh...

life | 16:24 WIB

Bukan sekadar konser, tetapi ruang kolektif tempat orang-orang berkumpul, bernyanyi bersama, dan menciptakan momen yang ...

life | 14:42 WIB

Drama Pernikahan Zee Asadel dan Emir Mahira yang Jadi Rekomendasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono....

life | 15:51 WIB

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB

KidZania Jakarta menawarkan aktivitas seru untuk anak....

life | 11:49 WIB

Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur dari KLIA dan KLIA2 dengan berbagai keunggul...

life | 15:15 WIB

Dari lineup internasional, band pop-punk asal Inggris Neck Deep akan tampil eksklusif di Asia Tenggara....

life | 17:44 WIB

Abimana Aryasatya dan Morgan Oey ceritakan sulitnya syuting adegan laga 15 menit tanpa jeda di film Ghost in the Cell ka...

life | 06:00 WIB

Yang membuat Chicago The Musical terasa begitu kontemporer bukan hanya estetikanya, melainkan cerminan yang ditawarkanny...

life | 16:30 WIB

Pertunjukan ini menampilkan kualitas triple threat: akting, vokal, dan tari yang solid....

life | 12:58 WIB