6 Duka Mendalam di Tahun 2022, Meninggalnya Eril Anak Ridwan Kamil hingga Tragedi Kanjuruhan

Tahun 2022 diwarnai banyak kejadian yang menjadi duka bagi seluruh masyarakat Indonesia dan dunia.

Nur Khotimah | MataMata.com
Selasa, 13 Desember 2022 | 15:16 WIB
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ataliapr)

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ataliapr)

Matamata.com - Tahun 2022 akan segera berakhir dalam beberapa minggu lagi. Sepanjang tahun ini ada banyak kejadian dan musibah yang meninggalkan duka. Tak hanya untuk orang Indonesia saja, duka mendalam 2022 juga dirasakan oleh dunia.

Mulai dari meninggalnya sosok penting sampai tragedi maut yang menewaskan ratusan orang. Semua kejadian tersebut akan selalu dikenang bukan saja oleh keluarga tapi juga masyarakat umum. Dirangkum MataMata.com dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah musibah yang meninggalkan duka mendalam di tahun 2022.

1. Meninggalnya Emmeril Kahn Mumtadz

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ataliapr)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ataliapr)

Tenggelamnya Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi perhatian seluruh warga Indonesia. Eril tenggelam di Sungai Aare yang ada di Bern, Swiss pada akhir Mei lalu. Setelah semua proses pencarian, akhirnya jenazah Eril ditemukan pada 8 Juni di Bendungan Engehalde Swiss pukul 6.50 pagi waktu setempat. Kepulangan jenazah Eril disambut ramai oleh masyarakat yang turut sedih atas duka yang dirasakan keluarga Ridwan Kamil.

2. Tragedi Kanjuruhan

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/helmyyahya)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/helmyyahya)

Stadion Kanjuruhan, Malang jadi saksi bisu tragedi maut yang menewaskan ratusan nyawa pada 1 Oktober 2022. Kekalahan Arema saat lawan Persebaya Surabaya memicu suporter Arema turun ke lapangan hingga menimbulkan kerusuhan. Namun, langkah aparat yang melepaskan gas air mata justru memicu kepanikan penonton yang masih ada di tribun. Keadaan diperparah dengan tak kunjung dibukanya pintu keluar hingga terjadi penumpukan massa hingga memakan korban jiwa. Tercatat 135 orang tewas dan ratusan lainnya cedera yang membuat tragedi ini menjadi bencana mematikan kedua dalam sejarah sepak bola dunia.

3. Tragedi Halloween Itaewon

Fakta Tragedi Halloween Itaewon. (Instagram/zonakorea)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/zonakorea)

Perayaan Halloween di Itaewon Korea Selatan pada 29 Oktober 2022 menjadi tragedi mengerikan selanjutnya. Kerumunan massa saling berdesakan menyebabkan 156 orang meninggal termasuk Lee Ji Han, aktor yang sedang mempersiapkan drama barunya. Tragedi ini menjadi hari berkabung nasional di Korea Selatan dan juga dunia. Banyak negara termasuk Indonesia yang juga mengungkapkan rasa duka atas tragedi ini. Penyebab kematian para korban adalah sesak nafas hingga serangan jantung karena berdesakan.

4. Gempa Cianjur

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ashanty_ash)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/ashanty_ash)

Sebuah gempa bumi dengan kekuatan 5.6 Mw di kedalaman 10 km terjadi Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022. Gempa yang terjadi pada pukul 13.21 WIB itu terasa sampai beberapa wilayah di tanah air. Menurut BNPB sebanyak 334 orang tewas, tapi data dari pemerintah Kabupaten Cianjur menunjukkan hasil berbeda. Jumlah korban tewas disebutkan 2 kali lebih besar yaitu mencapai 600 orang. Mirisnya sepertiga dari korban meninggal adalah anak-anak.

Baca Juga: 10 Grup Kpop yang Bubar di Tahun 2022, Ada NU'EST Hingga DIA

5. Meninggalnya Lord Rangga

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/lordranggaofficial)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/lordranggaofficial)

Edi Raharjo yang lebih akrab disapa Lord Rangga, adalah petinggi Sunda Empire. Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire. Lord Rangga meninggal dunia pada 7 Desember 2022 kemarin. Penyebab kematiannya diduga karena terlalu lelah. Kabar tersebut menjadi duka bagi para netizen, hingga membuat nama Lord Rangga trending.

6. Pengesahan RKUHP

Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/kabarsejuk)
Duka Mendalam di Tahun 2022. (Instagram/kabarsejuk)

RKUHP telah disahkan menjadi undang-undang, padahal masih ada sejumlah pasal yang dianggap bermasalah. Salah satunya adalah pasal yang mengandung asas nonretroaktif. Asas ini memungkinkan kejahatan di masa lalu tidak dapat dipidana dan diadili dengan peraturan baru tersebut. Hal ini menjadi duka bagi mereka yang masih berjuang untuk membela pada korban kejahatan HAM masa lalu yang hingga sekarang belum tuntas.

Duka mendalam tahun 2022 bukan hanya terjadi atas hilangnya nyawa manusia tapi juga atas hilangnya kebebasan dalam hidup di negara demokrasi. Bagaimana menurutmu?

Kontributor: Safitri Yulikhah
×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB

Bukan sekadar tontonan biasa, film ini viral karena berhasil menjelma menjadi pelantang suara bagi setiap anggota keluar...

life | 16:34 WIB

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB

Film ini memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak saat semua or...

life | 13:08 WIB