Disambut Positif, Film Kemarin Cetak Hasil Menggembirakan

Film Kemarin jadi salah satu film yang banyak ditonton.

Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Selasa, 08 Desember 2020 | 21:16 WIB
Teaser film Kemarin (Instagram/@ifanseventeen)

Teaser film Kemarin (Instagram/@ifanseventeen)

Matamata.com - Meski dalam situasi pandemi covid-19, film Kemarin mendapat sambutan positif dari penonton.

Mengutip dari Bicara Box Office, film yang bercerita mengenai bencana yang menimpa para personel Band Seventeen ini mendapat cukup banyak penonton. Akun yang memantau angka penonton di bioskop ini melihat penonton film Kemarin terus mengalami peningkatan.

"Di tengah pembatasan kapasitas dan keraguan sebagian orang untuk pergi ke bioskop, film Kemarin mencetak hasil sangat menggembirakan," ujar perwakilan Bicara Box Office.

Band Seventeen. (Instagram Ifan Seventeen)
Band Seventeen. (Instagram Ifan Seventeen)

Film Kemarin mulai tayang di bioskop pada 3 Desember 2020. Film garapan sutradara Upie Guava ini berkisah tentang perjalanan band Seventeen sejak awal berdiri hingga harus terpisah dengan tragedi yang tidak menyenangkan. Keseluruhan personel band dan kru serta keluarga terhempas tsunami dan menyisakan duka mendalam.

Dari kejadian tersebut beberapa orang berpulang yaitu Bani (bassist), Herman (gitaris), Andi (drummer), Oki (road manager), Ujang (kru) dan Dylan Sahara istri dari Ifan Seventeen. Duka yang terlalu bertubi-tubi tersebut membuat keluarga besar Seventeen terombang-ambing.

Film dokumenter ini telah direncakanan dibuat sebelum tsunami menerjang. Film ini adalah persembahan untuk 20 tahun perjalanan Seventeen pada 2019 silam. Namun Yang Maha Kuasa telah menentukan akhir cerita untuk kebersamaan band asal Yogyakarta tersebut.

Tantri Kotak yang sudah menyaksikan langsung film Kemarin mengaku tak bisa membendung airmatanya. Istri Arda Naff ini pun menilai film Kemarin wajib ditonton pecinta film Tanah Air.

"Salah satu film yang membuat dada sesak, terus juga air mata terkuras. Banyak banget pelajaran yang didapet apalagi aku juga anak band jadi tahu banget perjalanannya kurang lebih mirip. persahabatan yang kental terus dibalut musik yang berasal persahabatan. Film ini wajib banget ditonton syarat maknanya banyak banget," kata Tantri Kotak. (Ferry Noviandi)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Forestra kembali menghadirkan pengalaman khasnya melalui kolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra....

life | 19:32 WIB

Chapter Jogja lahir sebagai kelanjutan dari semangat Jogja Art Fair....

life | 17:05 WIB

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB