Nilai Sosok Pramoedya Ananta Toer, Adipati Dolken: Dia Punya Ideologi Besar

Sosok Pramoedya Ananta Toer dimata Adipati Dolken!

Linda Rahmadanti | Yuliani | MataMata.com
Selasa, 06 Agustus 2019 | 10:44 WIB
Adipati Dolken (Suara.com/Fajarina Nurin)

Adipati Dolken (Suara.com/Fajarina Nurin)

Matamata.com - Pemeran utama film Perburuan, Ayushita dan Adipati Dolken memiliki pandangan tersendiri menilai sosok maestro Sastra Indonesia, Pramoedya Ananta Toer. Melalui karya-karyanya, yang dua di antaranya diangkat ke layar lebar, Bumi Manusia dan Perburuan, Adipati mengenal sosok Pram.

"Pak Pram itu menurut saya punya ideologi yang besar ya dan di tengah kondisi seperti itu bisa at least menyalurkan ideologi-ideologinya melalui tulisannya dan itu menurut gue cara yang brilian dan apa ya? kalau kata Ayu (Ayushita) itu bukan manusia kayaknya," kata Adipati Dolken saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Pramoedya Ananta Toer di ruang kerja dalam rumahnya, Bogor, tahun 2001. [Reuters]
Pramoedya Ananta Toer di ruang kerja dalam rumahnya, Bogor, tahun 2001. [Reuters]

Meski di posisi tertekan, sosok Pramoedya Ananta Toer dianggap Dodot -sapaan akrab Adipati Dolken- mampu bertahan dan melawan dengan kata-kata. Oleh karenanya, aktor berusia 27 tahun itu senang karena sesaat sebelum filmnya rilis, karya-karya Pram dipamerkan secara gratis di RBOJ Coffee sebulan ke depan.

"Jadi gue senang banget karya-karya Pak Pram bisa dipamerkan. Karya-karya Pak Pram bisa diapresiasi lebih luas oleh masyarakat di pameran ini," kata Adipati Dolken lagi.

Sementara itu, menambahkan pandangan Adipati Dolken pada sosok Pramoedya Ananta Toer, Ayushita menyebut Pram adalah sosok yang konsisten. Penjara bukan mengurungnya, tapi justru membebaskannya.

"Meski 30 tahun di penjara, Pak Pram tetap konsisten pada apa yang dikerjakan. Beliau sosok yang dipilih Tuhan dan semesta untuk menyampaikan pesan untuk kita," timpal Ayushita.

Adipati Dolken [Sumarni/Suara.com]
Adipati Dolken [Sumarni/Suara.com]

Keduanya pun sependapat banyak belajar dari tulisan-tulisan beliau. Mereka merasakan semangat Pram yang begitu besar.

Keduanya pun berharap, banyak orang datang ke Pameran Jejak Karya Pram sehingga dapat menelaah karya-karya Pramoedya Ananta Toer dan berkontribusi baik bagi film Perburuan dan Bumi Manusia.

Untuk diketahui, kisah film Perburuan diambil dari novel pertama yang diterbitkan Pramoedya Ananta Toer pada 1950 berjudul sama. Film yang diangkat dari novel mahakarya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bumi Manusia dan Perburuan akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada 15 Agustus 2019.

Sebelum dua film tersebut diputar di bioskop, Falcon Pictures selaku rumah produksi film akan menggelar gala premier di Surabaya, Jawa Timur pada 9 Agustus.

Baca Juga: Nggak Ngerasain Mati Lampu, Adipati Dolken: Makanya Beli Genset!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Forestra kembali menghadirkan pengalaman khasnya melalui kolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra....

life | 19:32 WIB

Chapter Jogja lahir sebagai kelanjutan dari semangat Jogja Art Fair....

life | 17:05 WIB

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB