Life

Ekspresi Emosi Isyana Sarasvati dari Tenang hingga Depresi

Sebelum video klip Winter Song rilis, Isyana Sarasvati membagikan lima ekspresi emosinya dan berharap para penikmat musiknya dapat mengenal ia lebih dekat.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Uni Irmagani

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

Matamata.com - Belum lama ini, penyanyi Isyana Sarasvati merilis single ketiga dari album Paradox bertajuk Winter Song.

Aransemen lagu Winter Song ini digarap oleh Daniel Caesar dan Ludwig Lindell. Sementara lirik dan kerangka awal lagu dirangkai sendiri oleh Isyana Sarasvati saat workshop musik bersama The Kennel di Swedia tahun 2017.

Pada 9 Juli lalu, video klip Winter Song tayang di akun YouTube milik Isyana Sarasvati. Sejak saat itu hingga sekarang, video klip Winter Song sudah disaksikan sebanyak lebih dari 264 viewers.

Kabarnya, dalam penggarapan video klip tersebut, wanita berusia 25 tahun ini rela berganti pakaian sebanyak lebih dari 50 kali. Wow!

Lagu Winter Song menceritakan tentang seorang wanita yang sedang berada pada titik kehidupan paling rendah. Perasaan campur aduk, depresi, dan kesepian.

Lalu tiba-tiba ia merasa bahagia ketika muncul kenangan indah bersama orang-orang yang dicintai.

Sebelum video klip Winter Song rilis, Isyana Sarasvati membagikan ekspresi emosinya lewat postingan Instagram.

Berbagai ekspresi emosi Isyana ini, diharapkan para penikmat musiknya mengenal lebih dekat beragam emosi yang menjadi bagian penting dirinya.

Lima ekspresi itu yakni amarah, tenang, jenaka, tegas dan depresi.

Berikut penjelasan Isyana mengenai kelima ekspresi emosinya.

1. Amarah

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

"Setiap orang pasti pernah marah. Tentu bentuk amarahnya berbeda-beda, ada yang dipendam, ada yang meledak-ledak, ada juga kombinasi keduanya. Yang terakhir, itu berlaku untukku.

Banyak yang bilang kalau marah itu salah, tapi tidak banyak yang mau membicarakan mengapa marah terkadang harus ada untuk manusia.

Sebagai seseorang yang penuh dengan kontradiksi – paradoksikal, aku pun pastinya tak pernah luput dari amarah.

Apalagi sebagai musisi yang lebih suka menyendiri, terkadang musik menjadi satu-satunya tempat untuk meluapkan dan melupakan amarahku: saat aku sedang berusaha keras menahan emosiku, saat aku mengamuk karena tidak bisa mendapatkan hal yang aku sangat sangat inginkan, saat berpisah menjadi satu-satunya pilihan yang harus aku ambil. Marah, itu… perlu.

Lewat amarah, aku justru jadi lebih mengenal siapa diriku, dan dimensi-dimensi emosi yang ada dalam diriku."

2. Tenang

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

"Kapan sih kita merasa tenang? Mencari ketenangan itu sepertinya adalah cita-cita semua manusia pada umumnya.

Kalau aku pribadi paling bisa berada di titik tenang saat aku dikelilingi oleh orang-orang terdekat yang aku sayangi, karena merekalah yang paling bisa aku percaya.

Kehadiran mereka itu sebenarnya udah cukup buatku, karena di situlah aku bisa merasa tenang dan tidak sendiri.

Terkadang, hanya dengan kehadiran mereka di dekatku, sangat bisa melahirkan inspirasi dalam membuat lagu yang sebenarnya terilhami dari cerita hidup mereka juga.

Karena ketika aku tenang, aku bisa menjadi Isyana yang lebih suka memperhatikan segala yang ada di dalam maupun sekitarku.

Tenang juga adalah ketika aku bisa menerima dan menjadi diriku apa adanya. Sesuatu yang, jujur, sangat sulit untuk aku rasakan secara berkelanjutan.

Mungkin ini berlaku buat banyak teman-teman juga, apapun latar belakangmu. Tenang tanpa harus memikirkan atau takut terhadap penilaian orang lain dan bisa fokus pada karya, pada karsa, pada rasa dan bagaimana aku bisa bahagia apa adanya.

Tenang, sebentar apapun itu, memberi jeda pada gelombang kegelisahan yang sering menghantui pikiranku."

3. Jenaka

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

"Sebagai musisi, terutama yang mendalami musik klasik, seringkali ada ekspektasi untuk selalu elegan dan selalu terlihat sempurna. Aku suka heran dengan hal ini.

Padahal, setiap orang pasti punya sisi jenaka kan? Seperti aku, yang sebenarnya suka banget dengan hal-hal kocak, melucu dan menertawakan diri sendiri!

Apalagi kalau sedang bersama teman-teman terdekatku, bersama mereka, rasanya waktu bisa berlalu cepat sekali. Ketawa guling-guling sampai nangis. Pasti kalian semua juga pernah kan?

Meskipun kadang terasa berat, hidup itu kadang lucu sih, jadi ga ada yang salah kan menjadi jenaka sekali-kali?"

4. Tegas

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

"Kalau ditanya apa salah satu karakter yang paling kuat dalam diriku, mungkin tegas jawabannya.

Misalnya, aku sangat tegas dalam mengambil keputusan menjadi seorang musisi dari kecil. Rasanya tidak pernah kepikiran untuk membuat rencana hidup lain selain menjadi musisi.

Karena menurutku terkadang perempuan harus berani untuk menjadi tegas dan tidak takut buat melakukan apa yang dia cintai apalagi yang dia rasa benar.

Ga perlu selalu takut dinilai orang, daripada kita memendam dan pada akhirnya kita jadi mati rasa sendiri.

Hal terakhir yang aku inginkan adalah hanya mengikuti dan mengamini apa kata orang lain, yang mungkin tidak menginginkan yang terbaik dariku.

Maka, ketegasan itu perlu untuk menentukan pilihan-pilihan dalam hidup yang pada akhirnya akan membedakanku dengan yang bukan aku."

5. Depresi

Instagram @isyanasarasvati
Instagram @isyanasarasvati

"Berada pada titik terendah dalam hidupku adalah fase yang sangat berat. Aku tidak bisa berpikir jernih dan jadi tidak berdaya.

Apalagi sebagai orang yang bekerja di depan layar, terlalu banyak ekspektasi datang dari segala penjuru. Bahkan dari diriku sendiri sampai-sampai aku ga mau mengakui bahwa sebagai manusia, aku pun punya keterbatasan.

Sedih yang berkepanjangan, emosi yang meledak-ledak lalu disambut tawa yang membahana hanya sedikit dari turunan emosi yang hadir saat seseorang mengalami depresi.

Namun yang aku tahu, hanya ketika kita membuka diri terhadap kerapuhan kita sendiri kita bisa membuka jalan untuk menemukan titik terang. Dari harapan, semangat baru maupun bantuan dari mereka yang peduli.

Sebagai seorang yang dikenal banyak orang, aku ingin menunjukkan ketidaksempurnaan itu nyata dan ada di dalam kita semua.

Belum banyak yang mau bicara tentang ini, karena kebanyakan hanya mau melihat seorang artis sebatas hiburan atau penampilan fisiknya saja.

Maka mungkin melalui karya adalah satu-satunya cara agar segala yang manusia dari seorang Isyana bisa tersampaikan pada pendengarnya."

Gimana guys menurut kalian?

Ternyata jadi seorang Isyana Sarasvati tidak semudah yang terlihat, bukan?

Perlu kita sadari bahwa musisi juga manusia.

YouTube/Isyana Sarasvati 

Berita Terkait

Berita Terkini