Dangdut

Boiyen Berduka di Lebaran 2021: Seperti Kaki Meja Tinggal Dua

Terlepas dari kesedihan itu, Boiyen menyakini kepergian orang-orang tercinta merupakan suratan takdir.

Yohanes Endra | Evi Ariska

Boiyen (Instagram/@boiyenpesek)
Boiyen (Instagram/@boiyenpesek)

Matamata.com - Boiyen cukup bersedih pada Hari Raya Idul Fitri 2021. Pasalnya, belum lama setelah kepergian sang kakak, baru-baru ini sahabatnya, Sapri menyusul meninggal dunia.

"Ya lebaran tahun ini sedih lah. Ibaratnya kaki meja tinggal dua," kata Boiyen ditemui di kawasaran Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (12/5/2021) malam.

Boiyen. (MataMata.com/Evi Ariska)
Boiyen. (MataMata.com/Evi Ariska)

"Ditinggal kakak, ya berkurang gitu keluarga. Terus kemarin juga kehilangan sahabat kayak saudara juga bang Sapri," sambungnya.

Terlepas dari kesedihan itu, Boiyen menyakini kepergian orang-orang tercinta merupakan suratan takdir. Tapi di sini lain, tak dipungkiri lebaran tahun ini terasa berbeda dengan meninggalnya sang kakak dan sahabat, Sapri.

"Mungkin udah memang jalannya, cuma kurang lengkap aja. Harus iklhas sudah jalannya," ungkapnya.

Pelawak Sapri [Instagram]
Pelawak Sapri [Instagram]

Kekinian, pemilik nama asli Yeni Rahmawati itu berusaha menerima kenyataan dan tetap kuat untuk orang terkasih di sekelilingnya.

"Sekarang nikmatin aja bersama keluarga yang ada yang masih sehat," tutur Boiyen.

Kepergian sang kakak, Dadang Abdul Mukti belum sebulan dari kakaknya yang lain, Dudung. Lelaki 46 tahun itu tewas tertabrak kereta di kawasan Kali Deres, Jakarta Barat pada Rabu (3/3/2021).

Sedangkan Sapri sendiri meninggal dunia belum lama ini akibat penyakit komplikasi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report