World

Zayn Malik : Aku Bukan Seorang Muslim

Meski bukan seorang muslim lagi, Zayn Malik selalu bahagia mengenang masa kecilnya.

Tinwarotul Fatonah | Bima Sandria Argasona

Zayn Malik. (Instagram/@zayn)
Zayn Malik. (Instagram/@zayn)

Matamata.com - Kabar mengejutkan datang dari mantan personel One Direction, Zayn Malik. Selama ini kita mengenal Zayn Malik sebagai seorang keturunan Pakistan-Inggris.

Nggak hanya itu, bahkan pacar Gigi Hadid diketahui juga seorang muslim. Zayn Malik kerap terlihat merayakan Idul Fitri ketika hari raya umat Islam itu tiba.

Namun pengakuan mengejutkan baru saja diucapkan oleh Zayn Malik saat diinterview oleh British Vogue beberapa waktu lalu. Zayn Malik mengaku jika dirinya bukanlah seorang muslim.

''Sejujurnya saya tidak pernah menyatakan kepercayaan saya kepada publik, saya bukan seorang muslim,'' seperti apa yang dikutip oleh Matamata.com dari The News, pada Rabu (14/11/2018).

Zayn Malik kemudian menjelaskan jika setiap orang pasti memiliki kepercayaan masing-masing dalam menjalankan kehidupan, begitu pula dirinya. Zayn Malik mengaku dirinya masih memercayai Tuhan.

''Tapi apa aku percaya dengan adanya neraka? Tidak,'' imbuhnya.

Zayn Malik memiliki keraguan tersendiri untuk mengumumkan kepercayaannya sekarang.

''Aku hanya ingin menyimpan kepercayaanku untuk diriku sendiri,'' imbuh Zayn Malik.

Zayn Malik. (Instagram/@zayn)
Zayn Malik. (Instagram/@zayn)

Semua itu dilakukan oleh Zayn Malik agar bisa konsentrasi menjalankan kehidupannya dengan baik. Ia yakin jika ia berbuat baik, maka semuanya akan berbalik baik kepadanya.

''Aku tak percaya dengan melakukan salat lima waktu dalam sehari, aku hanya percaya jika kamu berbuat baik maka mereka akan berbuat baik kepadamu,'' kata Zayn Malik.

Zayn Malik mengaku jika orangtuanya tak memersalahkan jika dirinya tak lagi menjadi seorang muslim. Meski dirinya sudah memelajari Islam dari kecil, namun orangtuanya memberikan kebebasan kepada Zayn Malik dalam memilih kepercayaan.

Meski pun mengaku bukan seorang muslim lagi, Zayn Malik selalu bangga mengingat masa kecilnya yang sering datang ke masjid.

''Akan selalu ada bagian terbaik dalam sebuah agama,'' pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report