Seleb

Ifan Seventeen Soroti Satpol PP Rusak Gitar, Wali Kota Pontianak Bereaksi

Sebelumnya, aksi viral Satpol PP yang menghancurkan dan mematahkan gitar pengamen disorot oleh Ifan Seventeen.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe

Ifan Seventeen dan Citra Monica menikah. (MataMata.com/Rena Pangesti)
Ifan Seventeen dan Citra Monica menikah. (MataMata.com/Rena Pangesti)

Matamata.com - Atas peristiwa pengrusakan gitar atau ukulele milik pengamen jalanan oleh oknum satpol PP, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bereaksi. Edi Rusdi dalam keterangan resminya akan menindak tegas oknum yang melakukan pengrusakan tersebut.

"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Menyikapi viralnya pengrusakan ukulele oleh oknum Satpol PP Pontianak, saya sebagai Wali Kota Pontianak mengucapkan mohon maaf dan akan berikan sanksi tegas kepada oknum tersebut," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam keterangannya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (Antara)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (Antara)

Edi Rusdi prihatin dengan kejadian tersebut. Dia berjanji akan mengundang pengamen jalanan ke kantornya, serta mengganti gitar yang dirusak. 

"Dan sebagai pecinta musik, saya turut prihatin dengan kejadian ini. Oleh sebab itu saya akan mengganti alat musik tersebut dan akan mengundang pengamen kota Pontianak untuk bersama-sama lebih baik dan maju lagi. Assalamualaikum Wr wb," lanjut Edi Rusdi.

Sebelumnya, aksi viral Satpol PP di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang menghancurkan dan mematahkan gitar pengamen disorot oleh Ifan Seventeen. Ifan Seventeen mencurahkan isi hatinya yang kecewa lewat unggahan Instagram pribadinya pada hari Senin (7/6). 

Suami Citra Monica ini mengatakan jika dirinya merasa teriris sebagai musisi melihat gitar diperlakukan bak barang haram. Ia bahkan menandai beberapa akun Instagram pejabat di kota Pontianak.

Ifan Seventeen geram lihat Satpol PP patahkan gitar pengamen jalanan. (Instagram/@ifanseventeen)
Ifan Seventeen geram lihat Satpol PP patahkan gitar pengamen jalanan. (Instagram/@ifanseventeen)

"Sebagai seorang musisi, TERIRIS rasanya gitar diperlakukan seperti miras dan narkoba. Terlebih ini terjadi di kampung halamanku, Pontianak Kalimantan Barat. Saya yakin, selayaknye bang.midji dan bang edikamtono bise mencarekkan solusi yang lebih baek untok masalah pengamen jalanan ini." ujarnya.

Selain itu, suami Citra Monica ini juga mengatakan barang tersebut jadi sumber penghasilan mereka. Ifan Seventeen juga mengkritik pemimpin di Pontianak yang harusnya tak hanya tegas namun juga punya kelembutan hati.

"Terlebih merekapun masyarakat yang butuh pekerjaan dan makan. Karna kami memilih pemimpin bukan hanya butuh KETEGASANNYA, namun juga kelembutan hati dan kebijaksanaannya dalam mengambil setiap keputusan. Salam hormat dari kami para musisi bang bang.midji edikamtono," tandas Ifan Seventeen.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report