Seleb

Kak Seto Ungkap Kondisi Terkini usai Operasi: Ternyata Bukan Kanker Prostat

"Waktu itu saya salah sangka karena bisa ada dugaan kena kanker," kata Kak Seto meluruskan penyakitnya.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Herwanto

Kak Seto. (MataMata.com/Herwanto)
Kak Seto. (MataMata.com/Herwanto)

Matamata.com - Pemerhati anak sekaligus psikolog Seto Mulyadi alias Kak Seto mengungkap kondisi terkini kesehatannya. Sebelumnya, Kak Seto memang baru menjalani operasi.

"Ya sekarang (kondisi) Alhamdulilah sudah mulai baik," ujar Kak Seto kepada MataMata.com, ditemui di Kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021) malam.

Kak Seto. (MataMata.com/Herwanto)
Kak Seto. (MataMata.com/Herwanto)

Kak Seto juga meluruskan sakit yang ia derita, yang ternyata bukan kanker prostat. Hanya ada masalah pembengkakan di bagian prostat.

"Waktu itu saya salah sangka karena bisa ada dugaan kena kanker. Makanya waktu itu perlu dioperasi untuk dilihat dan diambil organnya dari prostatnya. Tapi setelah dicek di laboratorium, ternyata itu bukan kanker prostat," tutur Kak Seto. 

Kak Seto menduga sakit yang ia derita selama ini karena terlalu sibuk dengan rangkaian kegiatannya di Kota Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu para korban bencana alam.

Kak Seto salto. (YouTube/Kak Seto - Sahabat Anak)
Kak Seto salto. (YouTube/Kak Seto - Sahabat Anak)

Kak Seto datang ke NTT untuk membantu menghibur anak-anak di kamp pengungsian kala itu. Menurutnya, anak korban bencana sangat memerlukan pencegahan trauma.  "Memang saya sempat satu minggu di NTT, mungkin juga kurang istirahat di situ. Tetapi sekarang sudah mulai pulih kembali," tutur Kak Seto.

Kak Seto lalu menceritakan secara gamblang ihwal penyakit yang diidapnya, yang awalnya diduga kanker prostat itu.  "Ya hanya pembesaran saja karena faktor umur. Jadi memang di atas 60 tahun itu prostat memang sering terjadi pembesaran. Makanya sekarang diberi obat selama dua bulan ini karena nanti akan dicek lagi, mudah-mudahan sudah bisa mengecil lagi," kata Kak Seto.

"Jadi kemarin itu bukan (kanker prostat), tapi karena banyak kegiatan dan memang karena faktor usia. Kata dokter usia 70 tahun memang banyak yang kurang sehat, jadi akhirnya terjadi pembesaran," kata Kak Seto menambahkan.

Kak Seto. (Matamata.com/Ismail)
Kak Seto. (Matamata.com/Ismail)

Kak Seto harus rajin minum obat dari dokter selama satu bulan pasca operasi. Setelah itu, dia berharap kondisi kesehatannya dapat segera pulih seperti sedia kala. "Minum obat aja, kira-kira satu bulan lagi saya harus cek up lagi mudah-mudahan sudah mulai mengecil lagi," ucap Kak Seto.

Kekinian usai melakukan operasi, Kak Seto juga harus menjalani pemeriksaan rutin selama satu bulan sekali di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). "Di Rumah Sakit Pondok Indah. Karena memang dekat juga dari rumah," tutup Kak Seto.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report