Seleb

Dicibir karena Operasi Hidungnya, Dara Arafah: Fokus Sama Diri Kalian

Dara Arafah jelaskan alasan mengapa mengoperasi hidungnya.

Tinwarotul Fatonah

Dara Arafah. (Instagram/@daraarafah)
Dara Arafah. (Instagram/@daraarafah)

Matamata.com - Selebgram Dara Arafah akhirnya bersuara setelah banyak netizen yang mencibirnya karena telah mengoperasi hidungnya.

Melampiaskan emosi, Dara meminta netizen berhenti menghujat atau mengomentari hidungnya yang telah diperbaiki itu.

“Semua bertanya kenapa sama hidung gue. (Bilang) kenapa? Padahal udah cantik nggak bersyukur, blablabla. BERHENTI!” kata Dara Arafah di Insta Story yang kemudian diunggah kembali akun @lambe_turah, Jumat (10/7/2020).

Bukan hanya dianggap tidak bersyukur, operasi yang dilakukan Dara Arafah dianggap gagal. Sebab dalam foto yang terlihat, hidungnya tampak membesar. Beda dengan kondisi beberapa bulan lalu sebelum dioperasi.

Mengenai keadaan itu Dara Arafah menegaskan, hidungnya mengalami pembengkakan lantaran efek dari operasi yang baru saja dilakukan.

Unggahan Dara Arafah [Instagram/@daraarafah]
Unggahan Dara Arafah [Instagram/@daraarafah]

“Gue baru selesai operasi dua Minggu lalu. Jelas hidung masih bengkak banget. Masih keras, bahkan mati rasa. Intinya, hasilnya emang belum terlihat,” kata selebgram berusia 20 tahunan ini.

Daripada memberikan komentar nyinyir, Dara Arafah menyarankan warganet untuk fokus pada diri mereka. Bukan malah menghujat keputusan orang lain yang bisa menyakiti perasaan.

“Fokus sama diri kalian, maunya apa? Lakuin! Kalau enggak suka sama gue yang kayak gini, tinggal klik unfollow,” tegasnya.

Dara Arafah. (Instagram/@daraarafah)
Dara Arafah. (Instagram/@daraarafah)

Sebelumnya di postingan Instagram Dara Arafah, banyak netizen yang menuliskan komentar soal perubahan bentuk hidung setelah operasi.

“Hidungnya dimancungin, tapi pipi jadi kelihatan penuh,” timpal @yura.pinky.

“Jujur jadi aneh mukanya. Padahal sebelumnya udah cantik banget,” imbuh @kadiijeeh.

(Rena Pangesti)

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report