Seleb

Panggilan Sayang ke Krisdayanti Diungkit, Begini Respons Anang Hermansyah

Anang Hermansyah diejek habis-habisan sama Ari Lasso dan Maia Estianty nih.

Tinwarotul Fatonah

Krisdayanti dan Anang Hermansyah  (Suara.com/Sumarni/Wahyu Tri Laksono)
Krisdayanti dan Anang Hermansyah (Suara.com/Sumarni/Wahyu Tri Laksono)

Matamata.com - Musisi Anang Hermansyah mendadak jadi bahan ejekan Ari Lasso dan Maia Estianty saat menjadi juri Indonesian Idol.

Momen itu terlihat saat mereka menilai peserta bernama Tabita Roselin.

Awalnya, kontestan 22 tahun itu menyebutkan kalau dirinya pernah menjadi pembuka di konser Krisdayanti.

"Pernah jadi opening art-nya Mimi KD," ucap Tabita yang langsung disuruh mengulang oleh Ari Lasso.

Keluarga Anang Hermansyah
Keluarga Anang Hermansyah

"Oh Krisdayanti," Ari Lasso menegaskan.

Mendengar juri lain tertawa dan tampak sedang memojokkannya, Anang Hermansyah bereaksi.

"Jelaskan saja, So. Mimi KD, Krisdayanti, ibunya Aurel, ibunya Azriel, pernah sama Anang, sekarang suaminya Raul. Apalagi?" ucap Anang Hermansyah.

Maia Estianty pun sempat nyeletuk secara jelas kalau KD adalah mantan istri Anang Hermansyah. Lebih kocaknya, ia mengungkit panggilan sayang Anang dulu buat KD, yakni mimi.

Maia Estianty dan Anang Hermansyah. (Instagram/@maiaestiantyreal, Suara.com)
Maia Estianty dan Anang Hermansyah. (Instagram/@maiaestiantyreal, Suara.com)

"Kamu manggilnya masih mimi? Padahal sudah nggak sama pipi," ucap Maia Estianty menegaskan.

Respons Anang pun hanya terdiam dan menegaskan apakah penjelasannya tadi kurang jelas.

Netizen yang melihat video tersebut pun langsung menyoroti reaksi suami Ashanty tersebut.

Krisdayanti (MataMata.com/Yuliani)
Krisdayanti (MataMata.com/Yuliani)

Menurut beberapa netizen, di Indonesian Idol tahun ini ia menjadi juri yang imejnya selalu kena bully.

"Di idol 2019-2020 si anang nggak ada harga diri sama sekali wkwkwkwk, jaman dulu jadi juri paling kiler eh sekarang jadi juri paling di-buly wkwkwk," ungkap netizen ngakak.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report