Seleb

Dikritik Netizen, Jessica Iskandar Nggak Akan Hapus Foto Ciumannya di IG

Apa ya alasan Jessica Iskandar nggak mau hapus foto ciumannya dengan Richard Kyle?

Tinwarotul Fatonah

Richard Kyle dan Jessica Iskandar. (Instagram/@richo_kyle)
Richard Kyle dan Jessica Iskandar. (Instagram/@richo_kyle)

Matamata.com - Jessica Iskandar akhirnya merespons soal foto ciumannya dengan Richard Kyle di Instagram yang tuai pro kontra. Foto itu diambil ketika mereka melangsungkan acara tunangan di sebuah hotel mewah di Jakarta pada akhir pekan lalu.

"Mungkin awalnya aku terlalu bahagia. Ini momen sekali seumur hidup lamaran. Ya aku nggak ada pikiran negatif. Cuma kalau sekarang ya mudah-mudahan ke depannya bisa jadi lebih baik," kata Jessica Iskandar ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Jessica Iskandar dan Richard Kyle [Suara.com/Revi C. Rantung]
Jessica Iskandar dan Richard Kyle. (Suara.com/Revi C. Rantung)

Ibu dari El Barack Alexander ini mengaku belum membaca komentar negatif warganet terkait foto ciuman tersebut. Yang jelas, Jessica Iskandar tak akan menghapus foto ciumannya di Instagram lantaran dia cuma bermaksud bagikan momen bahagia.

"Maksudnya aku cuma berpikir i'm happy. Ya maksdunya kita cuma mau spread love," ujar Jessica Iskandar.

Richard Kyle yang berada di sebelah Jessica memberikan pembelaan. Menurut dia, momen ciuman itu terjadi atas permintaan para tamu undangan.

"Nggak apa-apa. Kan itu nggak vulgar. Kan ada banyak tamu teriak, 'ayo ayo cium', kan kita juga sopan. Maksudnya dekat aja pegang tangan, 'ayo ayo kiss kan itu moment spesial' kata mereka," kata Richard Kyle menirukan ucapan tamu undangan saat itu.

Richard Kyle dan Jessica Iskandar (Suara.com/Sumarni)
Richard Kyle dan Jessica Iskandar (Suara.com/Sumarni)

Richard Kyle dan Jessica Iskandar menggelar acara tunangan di hotel Ritz Carlton, Pasific Place, Jakarta pada Sabtu (15/6/2019). Di acara tersebut, mereka hanya mengundang keluarga, kerabat, dan sahabat.

Suara.com/Yuliani

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report