Seleb

Tertipu! Duit Rp 300 Juta Roy Kiyoshi Dibawa Kabur Mantan Asisten

Kasian Roy Kiyoshi!

Tinwarotul Fatonah

Roy Kiyoshi. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Roy Kiyoshi. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Matamata.com - Roy Kiyoshi blak-blakan duit dari klien setiap konsultasi dengannya dibawa kabur oleh mantan asisten pribadinya, Muhammad Syahroni. Tidak tanggung-tanggung, uang yang digelapkan lelaki itu mencapai Rp 300 juta.

"Jadi Muhammad Syahroni merayu Roy untuk dapat mengurus orang yang mau konsultasi. Dengan alasan mama Lany Chandrawati (ibunda Roy Kiyoshi) repot mengurus orang yang mau konsultasi. Jadi di-handle sama Syahroni," ujar Erlikh Indraswanto selaku pengacara Roy Kiyoshi dalam jumpa pers di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan, Rabu (15/5/2019).

Roy Kiyoshi [Sumarni/Suara.com]
Roy Kiyoshi. (Suara.com/Sumarni)

"Biaya konsultasi harusnya ditransfer ke rekening mama Lany, mamanya Roy. Bukan ke rekening Syahroni. Namun dalam perjalanan waktu, syahroni melakukan penggelapan uang milik klien Roy. Modusnya akan diberikan konsultasi yang dijadwalkan tanggalnya namun uang ditransfer ke rekening atas nama Muhammad Syahroni bukan mama Lany," sambungnya lagi.

Terhitung, Muhammad Syahroni sudah menipu 30 orang klien Roy Kiyoshi untuk mendapatkan uang Rp 300 juta. Kini, Roy Kiyoshi pun kehilangan jejak lelaki tersebut.

"Dari 8 Mei, dia susah banget dihubungi. Setiap kali ditelepon, selalu mati. Kami kayak kehilangan jejak. Aku kasihan sama orang-orang di luar sana yang sudah menganggap untuk konsultasi dan segala macam, tapi malah hasilnya kayak gini. Aku sedih," kata Roy Kiyoshi.

"Ternyata banyak korban yang dia digelapkan duitnya. Hari ini mau klarifikasi saja. Ini kan kasus lumayan berat bukan ecek-ecek. Saya berharap kasus ini bisa selesai dengan baik. Saya juga jadi korban," imbuh Roy Kiyoshi.

Karenanya, pembawa acara "Karma" ini berencana menempuh jalur hukum. Dia akan melaporkan Muhammad Syahroni ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang.

"Aku Insyaallah mau ke jalur hukum, mau serahkan semua ke lawyer saya. Hari Jumat atau Minggu depan. Para korban yang dihubungi baru bisa ditemui Jumat besok," kata Roy Kiyoshi.

Suara.com/Sumarni

Berita Terkait

Berita Terkini