Pemprov DKI Renovasi 8 Sekolah Rusak 2026, Intip Daftar dan Anggarannya

Pemprov DKI Jakarta menargetkan renovasi 8 sekolah rusak pada 2026. Anggaran Rp249 miliar disiapkan untuk 4 lokasi prioritas utama. Cek daftarnya di sini.

Elara | MataMata.com
Selasa, 29 September 2026 | 20:13 WIB
Pemprov DKI Renovasi 8 Sekolah Rusak 2026, Intip Daftar dan Anggarannya

Pemprov DKI Renovasi 8 Sekolah Rusak 2026, Intip Daftar dan Anggarannya

matamata.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan renovasi dan pembangunan kembali delapan sekolah yang mengalami kerusakan pada tahun anggaran 2026.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan hal tersebut di sela acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 di Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

"Tahun ini ada delapan sekolah yang direnovasi," ujar Rano Karno.

Rano menjelaskan, pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan tersebut sempat terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi ini menuntut Pemprov DKI untuk selektif dan menyusun skala prioritas.

"Sebetulnya ini sudah masuk dalam kelompok beberapa sekolah yang memang harus kita rehabilitasi. Tapi karena ada efisiensi, tentu harus ada pengurangan," kata Rano.

Pembangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan 11 menjadi salah satu proyek yang mendesak untuk ditangani. Proyek ini akhirnya dapat terealisasi berkat skema pembiayaan pemenuhan kewajiban Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dari PT Wisma Nusantara Internasional.

Secara keseluruhan, Pemprov DKI menambah empat lokasi sekolah prioritas pada 2026 yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan. Keempat proyek tersebut meliputi:

  • SDN Kebayoran Lama Selatan 09: Rp48,1 miliar
  • SMAN 102 Jakarta: Rp67,5 miliar
  • SDN Cempaka Putih Barat 03: Rp48,4 miliar
  • SDN Papanggo 01 & TKN Papanggo 01: Rp74,1 miliar

Total anggaran untuk keempat proyek prioritas mendesak tersebut mencapai sekitar Rp249 miliar. Pembiayaannya bersumber dari kombinasi dana pemenuhan kewajiban KLB swasta dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI Jakarta.

Rano menegaskan, Pemprov DKI terus berkomitmen memastikan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan tetap berjalan sesuai tingkat urgensi di lapangan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran. (Antara)

Baca Juga: Kejar Target 300 Ribu Ton, Bulog Salurkan 60 Ribu Ton Beras Premium ke Pasar

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemprov DKI Jakarta menargetkan renovasi 8 sekolah rusak pada 2026. Anggaran Rp249 miliar disiapkan untuk 4 lokasi prior...

news | 20:13 WIB

Perum Bulog menyalurkan 60 ribu ton beras premium non-subsidi ke pasar dan ritel nasional untuk mengejar target 300 ribu...

news | 20:05 WIB

Pakar hukum Said Bakhri menilai kekayaan tidak wajar (illicit enrichment) seharusnya tidak diatur dalam RUU Perampasan A...

news | 12:15 WIB

Indonesia menolak tegas tudingan pelanggaran HAM sistematis di Papua dalam Sidang Umum PBB ke-81. Kemlu RI tegaskan pene...

news | 11:30 WIB

Menhut Raja Juli Antoni sebut perhutanan sosial buat perdagangan karbon lebih inklusif. Lanskap Bujang Raba di Jambi jad...

news | 11:00 WIB