Program MBG Bontang Disetop Sementara Akibat PJJ dan Kabut Asap

Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bontang disetop sementara akibat penerapan PJJ pascabencana kabut asap. Simak penjelasannya.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 18 September 2026 | 09:30 WIB
Program MBG Bontang Disetop Sementara Akibat PJJ dan Kabut Asap

Program MBG Bontang Disetop Sementara Akibat PJJ dan Kabut Asap

matamata.com - Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang, Kalimantan Timur, dihentikan sementara. Kebijakan ini diambil menyusul penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa akibat memburuknya kualitas udara akibat kabut asap di wilayah tersebut.

Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bontang, Surya Dwi Saputra, menegaskan bahwa penundaan ini murni menyesuaikan kebijakan dinas pendidikan dan pemerintah daerah setempat, bukan karena kendala anggaran maupun logistik.

“Pada dasarnya penyaluran Program MBG mengikuti edaran dari pemerintah kota setempat. Ketika siswa tidak lagi mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, penyaluran MBG ikut kami sesuaikan,” ujar Surya di Bontang, Kamis (17/9/2026).

Penerapan PJJ diputus untuk melindungi para siswa dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara buruk. Berdasarkan draf surat edaran yang diterima BGN, PJJ dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat (18/9/2026) hingga Sabtu (19/9/2026). Selama periode ini, distribusi makanan ke sekolah-sekolah yang terdampak ditiadakan.

Meski demikian, penyaluran MBG pada Kamis (17/9/2026) tetap berjalan di beberapa sekolah karena sebagian siswa masih melakukan kegiatan belajar di kelas dan menu makanan telah dipersiapkan sebelumnya.

Guna mengantisipasi perubahan situasi, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bontang terus berkoordinasi aktif dengan pihak sekolah untuk menyesuaikan pola distribusi di lapangan.

Setelah masa PJJ dua hari tersebut selesai, Pemerintah Kota Bontang akan mengevaluasi kembali kondisi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebelum memutuskan pembukaan kembali sekolah tatap muka.

Surya memastikan bahwa MBG akan langsung disalurkan kembali begitu aktivitas di sekolah dinyatakan aman dan kegiatan belajar-mengajar kembali normal.

“Jadi kami pada prinsipnya menunggu keputusan dan penetapan dari pemerintah daerah,” kata Surya. (Antara)

Baca Juga: Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta, Ini Profil Kunjungannya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bontang disetop sementara akibat penerapan PJJ pascabencana kabut asap....

news | 09:30 WIB

Kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi resmi mendarat di Tanjung Priok, Jakarta. Kedatangannya disambut Menhan Sjafri...

news | 09:11 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Wakil Ketua Komisi Militer Pusat China Jenderal Zhang Shengmin di Beijing untuk mempe...

news | 08:00 WIB

Menkop Ferry Juliantono minta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) utamakan produk UMKM lokal dan siap salurkan b...

news | 07:15 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Beasiswa LPDP Jakarta Rp100 miliar bebas dari jalur titipan dan khusus unt...

news | 13:38 WIB