Menaker Yassierli: Mahasiswa Wajib Kuasai Human Skills untuk Siap Kerja
matamata.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa mahasiswa pendidikan kejuruan tidak hanya dituntut menguasai kompetensi teknis, tetapi juga harus memupuk human skills (keterampilan antarpribadi) seperti komunikasi, kerja sama tim, negosiasi, dan adaptabilitas untuk bersaing di dunia kerja.
"Yang kita inginkan bukan orang yang hanya menguasai coding saja—pagi, siang, sore, malam coding—tetapi tidak bisa bergaul dalam tim kerjanya dan tidak berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, human skills ini sangat penting," ujar Menaker dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Yassierli menjelaskan, human skills perlu dilatih sejak dini melalui proses pembelajaran dan pengalaman langsung di kampus. Kemampuan presentasi, komunikasi, hingga negosiasi merupakan fondasi utama sebelum mahasiswa melangkah ke dunia profesional.
Selain persiapan kompetensi, Yassierli mengingatkan pentingnya mahasiswa membangun kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi berperan membentuk karakter generasi muda agar mampu menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.
"Mahasiswa harus menjadi garda moral bangsa. Silakan speak up. Indonesia membutuhkan mahasiswa yang peduli," tegasnya.
Ia menambahkan, keberanian menyampaikan pandangan dan kritik adalah bagian dari dinamika bermasyarakat. Kendati demikian, aspirasi harus tetap disalurkan dengan cara yang sopan, santun, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut, Yassierli mendorong mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun bekal secara holistik, mencakup kompetensi teknis, human skills, pengalaman industri, hingga kepekaan sosial.
"Semoga tiga atau empat tahun lagi, saat hadir di industri, lulusan tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu mengembangkan industri tersebut. Dari sini diharapkan lahir pemimpin-pemimpin masa depan," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yassierli juga mengapresiasi sistem pembelajaran di Politeknik Mitra Industri Bekasi yang dinilai sukses memadukan pengalaman industri dengan proyek praktis bagi mahasiswa. (Antara)
Baca Juga: Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Perluas Area Hingga 8.509 NM Persegi