Bahlil Jamin Kuota Batu Bara Cukup untuk Pasokan Listrik Nasional

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kuota produksi batu bara dalam RKAB aman untuk pasokan kelistrikan PLN dan menjelaskan penyebab listrik padam di daerah.

Elara | MataMata.com
Rabu, 16 September 2026 | 14:48 WIB
Bahlil Jamin Kuota Batu Bara Cukup untuk Pasokan Listrik Nasional

Bahlil Jamin Kuota Batu Bara Cukup untuk Pasokan Listrik Nasional

matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin kuota produksi batu bara yang diatur dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan mencukupi kebutuhan kelistrikan nasional.

"RKAB batu bara tidak ada masalah lagi terkait PLN. Supaya tidak ada lagi alasan lampu mati karena RKAB," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Bahlil menjelaskan, penyusunan RKAB memperhatikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan (supply and demand). Langkah ini dilakukan demi menjaga stabilitas harga batu bara di pasar.

"Kita tidak bisa jor-joran menetapkan kuota RKAB tinggi yang berisiko menjatuhkan harga. Stok batu bara nasional kita tercukupi dengan tetap memperhatikan supply and demand," kata Bahlil.

Ia menambahkan, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara (Ditjen Minerba) terus memantau dan memastikan kelancaran pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero).

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga menepis anggapan bahwa pemadaman listrik bergilir di Kalimantan dan Sulawesi disebabkan oleh kelangkaan batu bara. Ia menegaskan, gangguan tersebut terjadi akibat fenomena El Nino yang memicu penurunan debit air pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

"Lampu mati di Kalimantan dan Sulawesi itu tidak ada urusannya dengan RKAB. Di sana mengandalkan PLTA. Akibat El Nino, pasokan air menyusut sehingga kontribusi daya yang tadinya 400 megawatt (MW) turun menjadi 200–250 MW," ungkapnya.

Sebagai langkah mitigasi, Kementerian ESDM tengah menyiapkan pembangkit pengganti untuk menopang daya PLTA di Sulawesi Selatan. Selain itu, Bahlil dijadwalkan menggelar koordinasi dengan PLN guna mengatasi gangguan kelistrikan di Kalimantan Tengah yang dipicu perbaikan infrastruktur pembangkit. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kuota produksi batu bara dalam RKAB aman untuk pasokan kelistrikan PLN dan menj...

news | 14:48 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan PLN menyiapkan pembangkit pengganti untuk mengatasi defisit pasokan listrik 600 MW aki...

news | 14:02 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan dan menjajal LRT Kelapa Gading-Manggarai (Fase 1B). Cek info rute, integrasi moda, ...

news | 13:40 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan Dana Desa (PKTD) bisa digunakan untuk membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan pekerja r...

news | 11:00 WIB

Tim kuasa hukum Febrie Adriansyah sambut pelimpahan berkas perkara TPPU kasus ASABRI-Jiwasraya ke Kejari Jaksel dan bant...

news | 10:30 WIB