Bangkai KM Virgo Transport 8 Mulai Terendam, TNI AL Sesuaikan Strategi Penyelaman

Bangkai KM Virgo Transport 8 mulai terendam di Laut Jawa. TNI AL siapkan tim penyelam khusus Kopaska untuk mencari 129 korban yang masih hilang.

Elara | MataMata.com
Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB
Bangkai KM Virgo Transport 8 Mulai Terendam, TNI AL Sesuaikan Strategi Penyelaman

Bangkai KM Virgo Transport 8 Mulai Terendam, TNI AL Sesuaikan Strategi Penyelaman

matamata.com - Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, menyampaikan bahwa bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan kini sudah berada di bawah permukaan laut, meski posisinya masih terlihat dari permukaan.

Bangkai kapal tersebut dilaporkan bergeser sejauh 450 meter. Sebelumnya, posisi kapal telah bergeser sekitar 2.963 meter dari titik koordinat awal kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026).

"Bagian kapal yang sebelumnya terlihat berwarna merah kini sudah berada di bawah permukaan air, tetapi masih terlihat," ujar Galih saat konferensi pers perkembangan operasi SAR hari keempat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (16/9/2026) malam.

Perubahan posisi tersebut memaksa tim penyelam mengubah rencana operasi. Tim observasi akan memastikan terlebih dahulu kondisi fisik kapal untuk disesuaikan dengan data awal sebelum melanjutkan tindakan bertahap.

"Situasi ini tentu mengubah perencanaan yang telah disiapkan tim penyelam," tutur Galih.

Sebelumnya, kondisi kapal terdeteksi dalam posisi terbalik dengan sebagian lambung masih mengapung, sebelum akhirnya bergeser kembali dan mulai tenggelam.

Operasi bawah air ini melibatkan personel berkualifikasi khusus dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) TNI AL. Jalannya operasi dipantau langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) II.

KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9/2026). Kapal tersebut diterjang cuaca buruk dan hilang kontak, hingga ditemukan terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) pukul 02.00 WITA.

Hingga Rabu (16/9/2026) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia. Saat ini, tim SAR gabungan masih terus berupaya mencari 129 penumpang lain yang belum ditemukan. (Antara)

Baca Juga: Andovi da Lopez jadi Calon Gubernur di Film 'Bapak Paling Jujur'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian rombongan jurnalis KM Arupadatu I hingga 8.509 NM persegi di Selat Sunda pada...

news | 08:48 WIB

Kementerian PU bergerak cepat menangani kerusakan Jembatan Aih Bobo dan membebaskan tujuh titik longsor di Blangkejeren,...

news | 08:15 WIB

Bangkai KM Virgo Transport 8 mulai terendam di Laut Jawa. TNI AL siapkan tim penyelam khusus Kopaska untuk mencari 129 k...

news | 07:00 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kuota produksi batu bara dalam RKAB aman untuk pasokan kelistrikan PLN dan menj...

news | 14:48 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan PLN menyiapkan pembangkit pengganti untuk mengatasi defisit pasokan listrik 600 MW aki...

news | 14:02 WIB