Cari 129 Korban KM Virgo di Masalembo, Basarnas Kerahkan 23 Armada dan 1.000 Personel

Basarnas memperkuat operasi SAR hari ketiga pencarian korban KM Virgo Transport 8 di Masalembo dengan 23 armada dan 1.000 personel. Sebanyak 129 orang masih dicari.

Elara | MataMata.com
Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB
Cari 129 Korban KM Virgo di Masalembo, Basarnas Kerahkan 23 Armada dan 1.000 Personel

Cari 129 Korban KM Virgo di Masalembo, Basarnas Kerahkan 23 Armada dan 1.000 Personel

matamata.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperkuat operasi pencarian korban Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 pada hari ketiga di perairan Masalembo, Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). Tim SAR gabungan mengerahkan 23 armada udara dan laut serta melibatkan lebih dari 1.000 personel.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menyatakan, penguatan operasi dilakukan dengan memaksimalkan pemantauan udara dan penyisiran di atas permukaan laut.

"Operasi hari ketiga ini tetap melibatkan unsur udara, unsur laut, dan seluruh personel yang bergabung. Kita perkuat SAR udara dengan memaksimalkan penyisiran di atas permukaan laut," ujar Syafii di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Syafii menjelaskan, kekuatan unsur udara bertambah dari lima menjadi enam armada setelah pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara ikut diterjunkan untuk memperluas area pencarian.

Armada udara yang dikerahkan meliputi helikopter Basarnas HR 36012, helikopter AS-365 Mabes Polri, pesawat CN-235 TNI Angkatan Laut, helikopter Panther HS 1310 TNI Angkatan Laut, pesawat Cessna 208 Caravan BNPB, dan pesawat Boeing TNI AU.

Sementara itu, sektor laut diperkuat oleh 17 armada yang terdiri atas KN SAR Laksmana 241 Banjarmasin, KN SAR Wisanggeni 236 Balikpapan, KN SAR Kamajaya 104 Makassar, dan KN SAR Permadi 249 Surabaya. Selain itu, pengerahan juga melibatkan Rigid Buoyancy Boat (RBB), KRI Nala, KRI Pulau Fani, KRI Canopus, serta KRI I Gusti Ngurah Rai.

Dukungan armada laut lainnya meliputi KP Laksmana 7012, KP Orca 06, KN Kunyit, KAL Kumai II, MV Haida, KM Cahaya Bahari Jaya, MT Mauhauw IX, dan TB Transcoal Pacific.

Syafii menambahkan, pergerakan armada di lapangan menyesuaikan situasi dan kondisi cuaca di perairan Masalembo.

"Pelaksanaan operasi SAR dapat menyesuaikan kondisi di lapangan. Strategi pencarian tidak selalu berjalan persis sesuai rencana awal karena faktor cuaca dan dinamika wilayah operasi dapat memengaruhi pergerakan armada," jelasnya.

Hingga Selasa (15/9) pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah dievakuasi ke Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan selamat dan enam orang meninggal dunia. Saat ini, tim SAR masih mencari 129 penumpang yang belum ditemukan dari total 243 orang di dalam kapal.

Baca Juga: Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Bakal Meriahkan Parade Kapal Perang di Teluk Jakarta

KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ziva Magnolya beri kejutan tampil berduet bersama Paul Klein di hari kedua konser LANY di Jakarta. Penampilannya panen p...

news | 15:00 WIB

Pinkan Mambo kenang momen awal masuk grup musik Ratu. Sempat gertak Ahmad Dhani, lolos audisi 1 menit, hingga beberkan k...

news | 14:30 WIB

Pengelola mal di Gresik beri penjelasan terkait insiden viral penempelan poster vulgar karyawati toko. Poster langsung d...

news | 14:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka karhutla dan mendesak jamin...

news | 13:38 WIB

Miss Thailand 2000 Boom Panadda resmi bercerai dari God Atip usai mengungkap dugaan perselingkuhan, penggelapan uang 7 j...

news | 11:45 WIB