TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tenggara Pascabencana

TNI bersama masyarakat Aceh Tenggara berhasil merampungkan 7 jembatan gantung pascabencana untuk pulihkan mobilitas dan ekonomi warga.

Elara | MataMata.com
Kamis, 10 September 2026 | 15:39 WIB
TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tenggara Pascabencana

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung di Aceh Tenggara Pascabencana

matamata.com - Sinergi prajurit TNI dan masyarakat berhasil merampungkan pembangunan tujuh dari delapan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Infrastruktur ini dibangun untuk memulihkan mobilitas serta aktivitas ekonomi warga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.

Komandan Kodim (Dandim) 0108/Aceh Tenggara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, mengapresiasi semangat gotong royong yang terjalin selama proses konstruksi hingga jembatan dapat berdiri kokoh.

"Tujuh unit Jembatan Gantung Perintis Garuda yang telah rampung 100 persen merupakan hasil kerja sama antara personel TNI, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat," ujar Arya dalam keterangan tertulis yang diterima di Banda Aceh, Kamis (10/9/2026).

Arya menjelaskan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan langkah percepatan pemulihan akses warga setelah banjir bandang dan tanah longsor menerjang Aceh Tenggara pada November 2025 lalu. Bencana tersebut sempat memutus jalur penghubung antarwilayah dan melumpuhkan berbagai sektor kehidupan warga.

"Putusnya akses berdampak langsung pada perekonomian, pengangkutan hasil pertanian, hingga akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan," kata Arya.

Oleh karena itu, pembangunan jembatan gantung menjadi solusi strategis untuk membuka kembali konektivitas wilayah terdampak. Arya berharap fasilitas baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.

Ketujuh jembatan yang telah rampung 100 persen tersebut berlokasi di Desa Kumbang Jaya, Jambur Mamang, Kuning Abadi, Teger Miko, Kuta Ujung, Buntul Kendawi, dan Makmur Jaya.

Sementara itu, satu jembatan tersisa di Desa Lawe Ger-Ger masih dalam tahap penyelesaian dengan progres pengerjaan mencapai 79 persen. Satuan tugas bersama warga terus mengebut pengerjaan agar jembatan terakhir tersebut bisa segera difungsikan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkomdigi Meutya Hafid menanggapi gertakan mantan anggota parlemen Singapura terkait pemutusan akses internet Indonesia...

news | 15:30 WIB

Mentan Amran Sulaiman ungkap mafia pangan di Jakarta Timur yang mengubah beras subsidi SPHP menjadi beras premium. Baran...

news | 15:00 WIB

Promotor Shoemaker Live memastikan konser Andrea Bocelli 2026 di Borobudur dan Jakarta tetap digelar sesuai rencana deng...

news | 14:30 WIB

Praktisi hukum Amin Fahrudin meminta RUU Perampasan Aset mengatur pengejaran sisa kerugian negara senilai belasan triliu...

news | 14:00 WIB

Polri dan NNCC Tiongkok perkuat kerja sama usut jaringan narkotika cair lintas negara usai bongkar lab sabu 1,2 ton di P...

news | 13:38 WIB