FTA Indonesia EAEU: Prabowo Targetkan Gandakan Perdagangan dengan Rusia

Presiden Prabowo Subianto targetkan perdagangan Indonesia-Rusia berlipat ganda lewat FTA Indonesia-EAEU yang buka akses pasar bagi 290 juta konsumen.

Elara | MataMata.com
Kamis, 03 September 2026 | 16:18 WIB
FTA Indonesia EAEU: Prabowo Targetkan Gandakan Perdagangan dengan Rusia

FTA Indonesia EAEU: Prabowo Targetkan Gandakan Perdagangan dengan Rusia

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) memperluas akses pasar bagi produsen Eurasia ke lebih dari 290 juta konsumen Indonesia.

Dalam pidatonya pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, Presiden Prabowo menjelaskan perjanjian tersebut sekaligus membuka peluang bagi produsen nasional untuk menembus pasar lima negara anggota EAEU, yakni Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, dan Rusia.

"Perjanjian ini merupakan arsitektur perdagangan Selatan-Selatan. Perjanjian ini membuka lima pasar bagi produsen Indonesia dan memberikan produsen Eurasia akses ke lebih dari 290 juta konsumen Indonesia," ujar Presiden Prabowo melalui siaran langsung Sekretariat Presiden yang dipantau secara daring di Jakarta.

FTA Indonesia-EAEU sebelumnya telah ditandatangani di St. Petersburg pada 21 Desember 2025. Perjanjian strategis ini mencakup penghapusan atau pengurangan bea masuk untuk 11.882 pos tarif, atau mencakup lebih dari 90 persen komoditas yang diperdagangkan.

Pemerintah menargetkan volume perdagangan antara Indonesia dan Rusia dapat berlipat ganda pada periode peninjauan pertama FTA tersebut. Target ambisius ini didorong oleh struktur perekonomian kedua negara yang saling melengkapi, serta rencana pemberlakuan efektif FTA pada awal 2027.

"Di forum ini, saya mengusulkan agar Indonesia dan Rusia menetapkan tantangan yang jelas: menggandakan perdagangan kita dalam periode peninjauan pertama Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-EAEU," kata Presiden Prabowo.

Selain itu, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk alami bagi pelaku usaha Eurasia untuk merambah pasar ASEAN, mengingat Indonesia merupakan pasar terbesar di kawasan sekaligus pusat Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Presiden Prabowo mendesak agar seluruh negara anggota EAEU segera merampungkan prosedur internal masing-masing agar perjanjian ini dapat segera diratifikasi, ditukar notifikasinya, dan dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha.

Di sisi lain, delegasi bisnis Indonesia yang mendampingi dalam EEF ke-11 saat ini telah bersiap menyambut implementasi FTA melalui penyiapan pengiriman perdana, kurasi pembeli, pemastian jalur logistik, hingga penyelesaian mekanisme pembayaran bilateral. (Antara)

Baca Juga: Anggaran DJKA 2027 Naik Rp3,5 Triliun Fokus Keselamatan dan Perlintasan Sebidang

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto targetkan perdagangan Indonesia-Rusia berlipat ganda lewat FTA Indonesia-EAEU yang buka akses ...

news | 16:18 WIB

Kemenhub menambah pagu anggaran DJKA 2027 sebesar Rp3,5 triliun untuk fokus pada pembayaran backlog perawatan prasarana ...

news | 16:15 WIB

Komisi II DPR RI bersama 38 gubernur se-Indonesia akan memperkuat tata ruang dan pertanahan nasional untuk memastikan Gu...

news | 15:57 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus meminta pemerintah daerah memastikan aset BMD dan BUMD memiliki kepastian hukum melalui sertif...

news | 11:30 WIB

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Dubes Rusia Sergei Tolchenov di Jakarta untuk memperkuat kerja sama per...

news | 11:00 WIB