Wamendagri Minta Pemda Pastikan Aset BMD dan BUMD Dikelola Produktif Berkelanjutan

Wamendagri Akhmad Wiyagus meminta pemerintah daerah memastikan aset BMD dan BUMD memiliki kepastian hukum melalui sertifikasi serta dikelola produktif demi meningkatkan pelayanan publik dan pendapatan daerah.

Elara | MataMata.com
Kamis, 03 September 2026 | 11:30 WIB
Wamendagri Minta Pemda Pastikan Aset BMD dan BUMD Dikelola Produktif Berkelanjutan

Wamendagri Minta Pemda Pastikan Aset BMD dan BUMD Dikelola Produktif Berkelanjutan

matamata.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) memastikan aset Barang Milik Daerah (BMD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki kepastian hukum serta dikelola secara produktif.

"Harapan kami, ini merupakan modal strategis pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan publik, meningkatkan pendapatan daerah, sekaligus mendukung pembangunan di daerah," ujar Wiyagus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Pernyataan tersebut disampaikan Wiyagus dalam acara Penyerahan Sertipikat Tanah Aset BMD dan BUMD, serta Penyerahan Program Local Service Delivery Project (LSDP) di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9).

Menurut Wiyagus, sertifikasi aset daerah merupakan langkah strategis guna memberikan perlindungan hukum sekaligus memperkuat tata kelola aset milik pemda. Dengan upaya ini, aset daerah diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, pemda tidak boleh hanya mencatat aset secara administratif. Lebih dari itu, aset harus dipastikan memiliki kepastian hukum yang aman, tertib, dan mampu memberikan nilai tambah bagi daerah.

Khusus untuk aset BUMD, Wiyagus menilai sertifikasi tanah memegang peran vital dalam memperkuat tata kelola dan kesehatan korporasi daerah. Kepastian hukum atas aset diyakini dapat memberikan fondasi kokoh bagi BUMD untuk menggenjot kinerja dan kontribusinya terhadap perekonomian lokal.

Selain masalah aset, Wiyagus juga mengingatkan pentingnya pengawalan terhadap program LSDP agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak berhenti pada tahap seremonial penyerahan semata.

"Keberhasilan program pemerintah harus dilanjutkan dengan pemanfaatan, pemeliharaan, pengawasan, dan keberlanjutan. Dari Kemendagri, kami memandang program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wiyagus mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terjalin antara Komisi II DPR RI, pemerintah pusat, pemda, hingga para pemangku kepentingan dalam menyukseskan kebijakan tersebut. Ia optimistis kerja sama yang kuat akan membuat kebijakan berjalan efektif dan berdampak nyata.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, serta sejumlah pejabat daerah terkait. (Antara)

Baca Juga: Program Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, DPR RI Ungkap Kriteria Daerah Penerima

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB